Find and Follow Us

Rabu, 29 Januari 2020 | 06:01 WIB

Terus Merugi

Panasonic Akhirnya Jual Unit Bisnis Semikonduktor

Jumat, 6 Desember 2019 | 06:06 WIB
Panasonic Akhirnya Jual Unit Bisnis Semikonduktor
facebook twitter

INILAHCOM, Osaka - Setelah berkiprah selama puluhan tahun di industri semikonduktor, Panasonic akhirnya memutuskan untuk menyerah. Perusahaan asal Jepang itu dikabarkan bakal menjual unit bisnis semikonduktor mereka yang terus merugi.

Pembelinya adalah Nuvoton Technology asal Taiwan, yang kabarnya akan mengakuisisi bisnis semikonduktor Panasonic senilai US$250 juta atau sekitar Rp3,5 triliun.

Selama ini, bisnis semikonduktor Panasonic fokus memproduksi chip manajemen daya dan sensor kamera untuk smartphone, mobil, dan kamera keamanan.

Pada tahun fiskal yang berakhir pada Maret lalu, bisnis semikonduktor Panasonic mencatat kerugian operasional sebesar 23,5 miliar yen (sekitar Rp3 triliun) dengan penjualan 92,2 miliar yen (sekitar Rp11,9 triliun).

Mengutip PetaPixel, Panasonic awalnya mencoba membalik peruntungan di bisnis semikonduktor, namun didera angka permintaan yang menurun menyusul perang dagang antara AS dan China.

Sementara itu, dalam industri sensor kamera, Panasonic sepertinya sulit bersaing dengan Sony yang menguasai 50 persen pasaran imaging sensor dan 70 persen pasaran sensor kamera smartphone.

Akhirnya keputusan pun diambil oleh Panasonic untuk melego unit bisnis itu.

"Pilihan terbaiknya adalah melepas bisnis (semikonduktor) ke Nuvoton, karena lingkungan kompetitif di bisnis semikonduktor sudah sangat parah," sebut Panasonic dalam sebuah pernyataan tertulis.

Selain semikonduktor, Panasonic turut menyatakan bakal mundur dari area bisnis lain yang juga tidak menghasilkan profit, termasuk produksi panel LCD yang akan mereka hentikan pada 2021.

Ke depannya, Panasonic akan fokus di bisnis-bisnis seperti baterai dan berbagai perlengkapan lain untuk mobil.

Sementara itu, Nuvoton Technology yang membeli bisnis semikonduktor Panasonic merupakan anak perusahaan Winbond yang memproduksi microcontroller, chip terkait audio, dan produk semikonduktor lain.

Panasonic pertama kali memasuki bisnis semikonduktor pada 1952. Penjualannya sempat memuncak karena banyak dipakai di perangkat TV pada dekade 1990-an dan 2000-an, tapi semenjak itu kalah bersaing dari rival-rivalnya di Asia.

Komentar

x