Find and Follow Us

Kamis, 23 Januari 2020 | 09:37 WIB

Sony Pastikan Tak Ada Penerus PS Vita

Kamis, 5 Desember 2019 | 15:15 WIB
Sony Pastikan Tak Ada Penerus PS Vita
facebook twitter

INILAHCOM, San Francisco - Jika Nintendo terbilang sukses dengan konsol genggam Switch miliknya, tidak demikian dengan Sony. Raksasa elektronik Jepang itu memastikan untuk 'mematikan' PlayStation (PS) Vita seraya menegaskan bahwa tidak akan ada penerus dari konsol genggam tersebut.

Kabar itu diutarakan Jim Ryan, Presiden sekaligus CEO Sony Interactive Entertaiment. Menurut dia, Sony tidak melihat adanya masa depan bisnis dari konsol PS Vita ini.

"PS Vita memiliki kelebihan dalam banyak hal dan telah memberikan pengalaman bermain game yang hebat, namun jelas kami tidak akan melanjutkan bisnis ini," ujar Ryan.

Kendati demikian, dia tidak menjelaskan secara rinci mengapa keputusan ini diambil. Namun, keputusan tersebut sejatinya telah terendus sejak awal tahun ini.

Pada Februari lalu, Sony mulai menghentikan produksi PS Vita. Pabrik PS Vita di Jepang mulai memangkas beberapa model sedikit demi sedikit.

Pada halaman resmi PS Vita pun, hanya ada dua model yang masih akan didistribusikan. Masing-masing adalah PS Vita dengan nomor model PCH-2000 ZA11 berwarna hitam dan PS Vita dengan nomor model PCH-2000 ZA23.

Keduanya adalah versi terakhir PS Vita yang dikembangkan Sony. Dalam rincian katalog, dua model itu pun dipastikan segera disetop.

"Akan segera dihentikan," begitu tertulis pada kolom keterangan ketersediaan.

Sebelumnya, Vice President Sony Interactive Entertaiment Hiroyuki Oda juga mengatakan bahwa distribusi PS Vita di wilayah Jepang berhenti total per Maret 2019 lalu.

Tidak diungkap apakah produksi di Eropa dan AS turut dihentikan atau tidak. Yang jelas, sejak akhir Mei tahun lalu, Sony pun mulai memangkas distribusi kartu game fisik PS Vita.

Tanda-tanda kematian PS Vita memang sudah mulai terlihat sejak 2017. Presiden Sony Interactive Entertaiment America Shawn Layden mengatakan penjualan konsol genggam ini tidak memenuhi ekspektasi.

PS Vita disebut tidak memiliki rekor penjualan atau prestasi lain. Sejak kehadirannya di Indonesia delapan tahun lalu, penjualan PS Vita ternyata tidak memenuhi ekspetasi Sony.

Hal ini berbeda dengan PlayStation Portable yang jumlah penjualannya melejit.

Mengutip Ubergizmo, penyebab dihentikannya produksi konsol PS Vita ini duga berasal dari masifnya penggunaan smartphone yang juga kerap digunakan untuk bermain game.

Dengan tidak adanya penerus dari PS Vita, maka Sony tidak akan lagi berkompetisi dengan Nintendo dalam bisnis konsol genggam.

Saat ini, Nintendo pun mulai mengambil langkah antisipasi dengan merambah ke dunia mobile gaming dengan meluncurkan sejumlah game, seperti Super Mario Run, Mario Kart Tour, dan Dr Mario World.

Komentar

x