Find and Follow Us

Selasa, 21 Januari 2020 | 10:28 WIB

Solo Jadi Kota Kedua Gelaran WorkShop 'SATRIA'

Sabtu, 23 November 2019 | 22:22 WIB
Solo Jadi Kota Kedua Gelaran WorkShop 'SATRIA'
(dok.TAM)
facebook twitter

INILAHCOM, Solo - Setelah cukup sukses diselenggarakan di Jakarta pada Oktober lalu, kali ini Solo terpilih sebagai kota kedua penyelenggaraan motivational workshop 'Satukan Bakat Negeri Kita' atau 'SATRIA' bagi para atlet muda berbakat Indonesia.

Sedikit kilas balik, pada Agustus lalu, Toyota Indonesia memperkenalkan kepada publik program pencarian atlet muda berbakat bertajuk 'SATRIA'. Salah satu tahapan penting dalam program 'SATRIA' ini adalah motivational workshop dirancang untuk memberikan wawasan kepada para atlet muda potensial guna menjadi sosok yang sportif, berjiwa satria, pantang menyerah, mampu tampil secara profesional dalam berbagai situasi dan kondisi, dan menjadi inspirator seiring upayanya mengejar prestasi meraih juara.

Bertempat di Hotel Lor In, Solo, Jawa Tengah, Sabtu (23/11/2019), acara motivational workshop ini dihadiri sekitar 200 orang atlet muda potensial Indonesia dari berbagai cabang olahraga.

Selama workshop, materi akan disampaikan oleh beberapa narasumber, yakni mantan perenang nasional yang sekaligus berperan sebagai pembina program 'SATRIA' Richard Sambera, ambassador 'Hero Project' dan atlet angkat besi Ni Nengah Widiasih dan pebulutangkis Marcus Fernaldi Gideon, serta trainer dan psikolog Intan Erlita.

Sebagai mantan atlet nasional, Richard Sambera berbagi pengalaman tentang perjalanan karirnya yang telah berhasil meraih medali dalam kompetisi olahraga internasional, serta tips untuk melatih atlet menjadi lebih percaya diri dan meningkatkan mental bertanding.

Sementara, Ni Nengah Widiasih dan Marcus Fernaldi Gideon turut terlibat dalam program ini sebagai mentor. Mereka siap berbagi pengalaman dan menginspirasi rekan-rekan atlet muda untuk tidak gampang menyerah dalam menggapai cita-cita.

Adapun, psikolog Intan Erlita memberikan pelatihan public speaking dan bagaimana meningkatkan kepercayaan diri dalam berbicara di depan umum dan kamera, serta tips bagaimana mengelola media sosial sebagai social branding bagi atlet-atlet muda tersebut.

Selain itu, di workshop juga hadir dua orang pembina 'SATRIA' lainnya, yaitu Dr Nino Susanto yang merupakan tokoh penting dalam olahraga disabilitas di Indonesia, serta Eko Widodo yang merupakan wartawan senior olahraga.

"Harapan kami, kegiatan workshop sebagai bagian program 'SATRIA' yang dilandasi semangat Start Your Impossible ini akan memotivasi para atlet muda potensial berprestasi untuk senantiasa mengasah bakat, potensi diri dan mental mereka dalam upaya meraih prestasi tertinggi di cabang olahraga yang mereka geluti. Tampil sebagai olahragawan-olahragawati yang dapat mengharumkan nama bangsa dan negara, serta mampu menginspirasi," kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director Toyota-Astra Motor (TAM), dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

Ni Nengah Widiasih mengaku gembira dapat dilibatkan sebagai motivator bagi atlet-atlet muda berbakat Indonesia.

"Semoga sharing pengalaman yang saya berikan dapat menginspirasi para atlet muda potensial Indonesia agar tidak pernah menyerah dalam menghadapi tantangan, agar dapat mencapai cita-citanya sebagai juara," ujar perempuan asal Bali ini.

Demikian halnya dengan Marcus Fernaldi Gideon. Dia berharap keterlibatan dirinya mampu menebarkan semangat dari 'Start Your Impossible' kepada atlet-atlet muda Indonesia.

"Sehingga semua orang dapat mengubah sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin jika mereka mau melakukan upaya terbaik," kata dia.

Tentang 'Start Your Impossible'

Pada 2018 lalu, Toyota Indonesia secara resmi telah memperkenalkan 'Start Your Impossible' yang merupakan corporate innitiative Toyota secara global.

Kampanye ini sebagai penanda komitmen 'Mobility for All' Toyota, serta bertransformasi dari pabrikan kendaraan menjadi perusahaan mobilitas.

Nilai-nilai dari 'Start Your Impossible' ini dilandasi kerjasama Toyota dan International Olympic Committee dan International Paralympic Committee, sebagai official partner pada ajang Olympic dan Paralympic Games Tokyo 2020.

Semangat 'Start Your Impossible' di Indonesia salah satunya diperkenalkan melalui kampanye bertajuk 'Hero Project' dengan dua atlet, yaitu pebulutangkis Marcus Fernaldi Gideon dan atlet difabel angkat besi Ni Nengah Widiasih.

Pada tahun 2019, sebagai rangkaian dari 'Start Your Impossible' dilakukan dengan memperkenalkan program pencarian atlet muda berbakat Indonesia bertajuk 'Satukan Bakat Negeri Kita' atau 'SATRIA'.

Berbeda dari sponsorship pada umumnya, Toyota tidak hanya mendukung atlet-atlet pro yang sudah sukses seperti Marcus dan Widiasih, tetapi juga memberikan dukungan kepada atlet-atlet muda potensial yang mempunyai semangat 'Start Your Impossible' dalam dirinya.

Selama lebih kurang enam bulan, 20 atlet muda potensial akan dipilih dan diberikan development/financial support sesuai dengan kebutuhannya masing-masing untuk mengikuti berbagai turnamen. Kemudian, akan dipilih enam orang yang bakal diberi kesempatan untuk berkunjung ke Olympic dan Paralympic Games Tokyo 2020. [ikh]

Komentar

x