Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 16:48 WIB

AS Kembali Perpanjang Izin Bisnis Huawei 90 Hari

Kamis, 21 November 2019 | 09:30 WIB
AS Kembali Perpanjang Izin Bisnis Huawei 90 Hari
(forbes)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington - Pemerintah Amerika Serikat kembali memberikan penangguhan hukum kepada Huawei selama 90 hari ke depan, mulai pertengahan November ini hingga 16 Februari 2020.

Dengan adanya penangguhan hukum tersebut, raksasa teknologi asal China ini diizinkan berbisnis dengan perusahaan-perusahaan asal AS, seperti membeli komponen buatan AS hingga melakukan pemeliharaan peralatan jaringan di daerah terpencil.

"Perpanjangan Lisensi Umum Sementara memungkinkan para operator seluler untuk terus melayani pelanggan mereka di sejumlah daerah terpencil yang tersebar di AS," kata Wilbur Ross, Sekretaris Perdagangan AS, seperti dilansir Android Police.

Dengan kata lain, jika hubungan dengan Huawei diputus, maka penduduk yang tinggal di daerah tersebut bakal terbengkalai lantaran tak mendapat dukungan jaringan.

Pemerintah AS pun mengatakan akan terus memantau Huawei agar menjalankan bisnisnya dengan sehat di AS dan tak membahayakan keamanan nasional.

Ini merupakan ketiga kalinya Huawei mendapatkan perpanjangan nafas untuk berbisnis dengan perusahaan-perusahaan asal AS, pasca masuk ke daftar hitam AS atau 'Entity List' Mei lalu.

Penangguhan hukum pertama sendiri memang diberikan pada Mei silam dan efektif hingga pertengahan Agustus.

Kemudian, ketika sampai di bulan Agustus, Huawei kembali diizinkan berbisnis dengan perusahaan AS hingga pertengahan November ini.

Diketahui, Huawei mendapat pemboikotan dari pemerintah AS karena dituduh menjadi ancaman keamanan nasional.

Huawei dituduh memata-matai AS dan memberikan data tersebut ke Pemerintah China. Perusahaan yang dipimpin Ren Zhengfei ini pun tentu saja menyangkal tuduhan tersebut berulang kali. [ikh]

Komentar

x