Find and Follow Us

Kamis, 12 Desember 2019 | 00:38 WIB

Ekspansi Global, Lyto Game Gandeng Alibaba Cloud

Selasa, 19 November 2019 | 22:22 WIB
Ekspansi Global, Lyto Game Gandeng Alibaba Cloud
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Penerbit game online Indonesia, Lyto Game, mengumumkan kemitraan dengan Alibaba Cloud, backbone intelijen data Alibaba Group, untuk meningkatkan keberadannya di pasar global melalui teknologi cloud.

"Kami telah memulai perjalanan dalam beberapa tahun terakhir ini untuk mendistribusikan game ke gamer global, mulai dari PC hingga ke smartphone," ujar Andi Suryanto, pendiri Lyto Game, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Melalui kemitraan ini, Alibaba Cloud Indonesia memberi Lyto Game dukungan infrastruktur cloud di berbagai lokasi, serta jaringan distribusi global dan sumber daya komputasi yang fleksibel.

Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu berbagai game keluaran Lyto Game untuk menembus pasar global dengan cepat dan efisien dari sisi biaya, melalui sumber daya cloud yang fleksibel, tanpa perlu merestrukturisasi sistem TI yang ada secara manual.

Dengan kerja sama ini, Lyto Game dapat melakukan set-up operasi online-nya di pasar baru dalam waktu 24 jam, dan meningkatkan atau menurunkan sumber daya komputasi secara fleksibel berdasarkan tuntutan aktual ketika game-game baru dirilis.

"Dengan teknologi terbaik kami dan infrastruktur cloud yang andal secara global, kami siap membantu para startup dan perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk meningkatkan keberadaannya secara regional maupun global dengan lebih efisien dan efektif," ujar Leon Chen, Head of Alibaba Cloud Indonesia.

Dengan pendapatan US$182 juta atau lebih dari Rp2,5 triliun pada tahun 2019, Indonesia merupakan salah satu pasar game terbesar di Asia Tenggara.

Menurut Statista, pasar game diperkirakan akan tumbuh lebih besar dengan volume pasar yang diperkirakan akan tumbuh menjadi US$239 juta (lebih dari Rp3,3 triliun) pada 2023.

Melayani 20 wilayah secara global dengan ketersediaan layanan di 61 zona, menurut data Gartner, Alibaba Cloud menduduki posisi pertama penyedia layanan cloud publik di Asia Pasifik dan nomor tiga di dunia.

Untuk memenuhi permintaan klien dalam transformasi digital, sejak tahun lalu, Alibaba Cloud telah mendirikan dua pusat data di Indonesia dengan menggandeng mitra lokal, menyediakan berbagai solusi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan klien di berbagai industri.

Komentar

x