Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 20:37 WIB

Roadshow Epson Kalimantan Berakhir di Tarakan

Senin, 18 November 2019 | 02:30 WIB
Roadshow Epson Kalimantan Berakhir di Tarakan
(Epson Indonesia)
facebook twitter

INILAHCOM, Tarakan - Roadshow Epson Indonesia di Pulau Kalimantan yang dihelat sejak 6 November lalu, berakhir di Kota Tarakan, Kalimantan Utara, Minggu (17/11/2019).

Ribuan kilometer jalan ditempuh, puluhan diler dikunjungi, berbagai kegiatan sosial dilakukan, dan sejumlah sekolah dikunjungi dengan memberikan bantuan printer secara gratis.

Dimulai dari Kota Pontianak, roadshow ini dilakukan dalam upaya membangun hubungan lebih baik antara Epson dengan diler dan masyarakat Indonesia yang telah dibangun sejak lama.

"Apa yang kami lakukan selama roadshow diapresiasi dengan baik dan itulah yang menjadi target kami. Tujuannya, kami terus menyampaikan pesan bahwa Epson akan memberikan yang terbaik pada diler dan masyarakat," kata M Husni Nurdin, Director Corporate Service Epson Indonesia, dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM.

Baca juga: Inilah Cara Epson Perangi Perubahan Iklim

Rangkaian roadshow di Pulau Kalimantan ini diisi pula dengan program sales, servis dan edukasi, serta program Corporate Social Responsibility (CSR).

Menurut Husni, Epson Indonesia ke depannya akan melakukan evaluasi program roadshow untuk mendapatkan capaian terbaik dalam membangun relasi hubungan dengan channel dan masyarakat.

"Evaluasi terhadap program roadshow akan dilakukan keefektifannya mengenai penerimaan masyarakat dan diler, sehingga Epson terus bisa memberikan yang terbaik," ujarnya.

Secara umum, Husni melanjutkan, bentuk penerimaan masyarakat itu dapat dilihat pada masih mendominasi angka penjualan produk-produk Epson pada masyarakat.

Baca juga: Printer Inkjet Epson Sudah Terjual 40 Juta Unit

"Penerimaan itu misalnya kita lihat sekarang Epson kuat di inkjet dengan share dominan lebih dari 50 persen, projector 50 persen, small printer juga sama dominan. Epson pun berpikir untuk mengembangkan produk baru," paparnya.

"Kami punya mesin fotokopi dengan teknologi inkjet, punya robotik, digital to fabric untuk menyetak langsung ke kain, dan scaner high-end. Ke depannya, kami akan mengolaborasikan dengan produk terbaru. Namun, evaluasi dengan kemasan yang bisa jadi berbeda," lanjut Husni.

Menurut dia, ada banyak program dan gagasan yang akan terus dilakukan Epson guna mendekatkan diri pada masyarakat serta mendapatkan penerimaan yang baik.

Sasar Jawa hingga NTT di 2020

Sembari melakukan evaluasi program, Epson pun telah merancang kegiatan pada 2020 menyasar Pulau Jawa yang dimulai dari Anyer di Banten sampai Nusa Tenggara Timur (NTT)

"Kami akan coba kolaborasikan kegiatan dengan memperkenalkan diler dengan pemasaran, distribusi, edukasi, seperti robotik dan produk-produk terbaru teknologi Epson, termasuk showcase DTF dan showcase robotik," ujar Husni.

"Semangatnya apa yang paling efektif bagi masyarakat dan diler. Dengan begitu akan ada imbal baliknya sehingga Epson terus berkembang," imbuhnya.

Sejauh ini, Husni menyebut bahwa capaian Epson masih dalam jalur target (on track) sampai Oktober dan Epson ingin terus berkembang dan maju.

"Semua stakeholder tentunya ingin berkembang mulai dari pemilik saham, masyarakat, pemerintah dan juga karyawan. Maka dari itu, tidak ada pilihan bagi Epson adalah tetap tumbuh," tegas dia.

"Ini menjadi motivasi dan pekerja rumah (PR), misal share dominan, harapannya tahun depan naik lagi," tegasnya.

Memiliki pangsa pasar yang paling dominan, menurut Husni, memiliki tantangan tersendiri bagi Epson dalam bagaimana menjawab tantangan untuk selalu menawarkan sesuatu yang baru.

"Itu adalah pekerjaan rumah yang tidak mudah perlu inovasi kreatif, lalu mengedukasi diler dan masyarakat, pekerjaan rumah masih banyak dan kita selalu bersyukur dengan capaian," pungkas dia.

Komentar

x