Find and Follow Us

Rabu, 11 Desember 2019 | 23:43 WIB

Strategi Realme di Indonesia Sukses Ungguli Xiaomi

Oleh : Ibnu Naufal | Sabtu, 16 November 2019 | 12:03 WIB
Strategi Realme di Indonesia Sukses Ungguli Xiaomi
(Foto: inilahcom/Ibnu Naufal)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Semua vendor ponsel sepertinya wajib mewaspadai agresifitas Realme, termasuk Xiaomi. Seperti kita ketahui, untuk pertama kali, Realme masuk ke 4 besar yang sukses menyalip Xiaomi pada smartphone di Indonesia, dengan raihan 12,6 persen market share (IDC).

Public Relation Manager realme Indonesia, Krisva Angnieszca, mengatakan strategi penjualan dengan produk yang selalu laris terjual menjadi bukti vendor smartphone anak muda ini bisa naik signifikan ke posisi keempat.

Krisva menambahkan, hal lain yang turut mendukung naiknya posisi realme adalah filosofi produk realme yakni dare to leap, di mana Realme menekankan empat pilar dalam berbisnis di Tanah Air.

"Pilar pertama adalah produknya selalu hadir dengan inovasi-inovasi yang bagus, kedua dari segi price atau harga yang terjangkau. Kemudian kami juga menawarkan pusat servis resmi, serta ketersediaan barang yang selalu ada," ujar Krisva saat temu media, Jumat (16/11/2019).

Secara terpisah dalam mengomentari laporan kuartal 3 ini, Risky Febrian Market Analyst IDC Indonesia mengatakan, realme sendiri berkompetisi secara agresif dengan program marketing dan penawaran produk.

"Mereka bisa mendapatkan predikat terbaik di segmennya, sehingga realme naik ke peringkat keempat dimana mereka berhasil mengapalkan dengan masif smartphone di rentang harga USD 100 200," terang Risky.

Sementara itu, Palson Yi Brand Manager realme SEA mengatakan, bangga bahwa realme berada di peringkat 4 dalam daftar Top Smartphone Brand di Indonesia. Menurutnya, realme telah mengalami pertumbuhan yang sangat cepat dalam waktu singkat.

"Diperkenalkan di Indonesia pada Oktober tahun lalu, kami menjadi Top 5 Smartphone Brand di Q2-2019, dan saat ini naik menjadi Top 4 Smartphone Brand di Q3. Tidak ada sebelumnya merek smartphone yang pernah mendapatkan prestasi ini dalam waktu singkat di Indonesia," katanya.

Dengan momentum yang telah tercipta, bukan tidak mungkin, Realme bisa terus menerobos ke posisi atas pada periode berikutnya. Apalagi line up yang ditawarkan Realme, mirip dengan Xiaomi, yakni dominan di segmen menengah bawah (mid to low).

Harus diakui, strategi mengusung teknologi smartphone terkini dan harga yang berani, seperti halnya Xiaomi, membuat Realme menjadi game changer untuk industri smartphone domestik.

"Faktor paling krusial saat bermain di pasar smartphone Indonesia adalah ketersediaan produk. realme memastikan stok produk mereka selalu tersedia dan mampu dikirim ke dealer/pemilik toko lokal untuk penjualan perdana secara tepat waktu." kata Palson.

Xiaomi sendiri diketahui memiliki masalah kelangkaan produk, akibatnya warganet sering mencibir dengan sebutan ponsel Xiaomi "gaib", alias sukar dicari di pasaran. Kalaupun ada, harganya berbeda dengan yang ditetapkan pasar, karena ada permainan itulah harga dari pedagang yang memanfaatkan kelangkaan.

Di Indonesia, produksi Xiaomi digarap oleh pabrik Sat Nusapersada di Batam. Realme diketahui memproduksi ponselnya di pabrik OPPO di Tangerang.

Setelah mampu memenuhi permintaan pasar tepat waktu, kini realme juga telah siap untuk meluncurkan produk premium terbarunya dalam waktu dekat.

Komentar

x