Find and Follow Us

Jumat, 13 Desember 2019 | 02:05 WIB

GoJek Mulai Uji Coba di Malaysia pada Januari 2020

Kamis, 7 November 2019 | 18:18 WIB
GoJek Mulai Uji Coba di Malaysia pada Januari 2020
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Kuala Lumpur - GoJek akhirnya mendapat izin untuk beroperasi di Malaysia. Menteri Transportasi Malaysia Anthony Loke Siew Fook mengatakan, GoJek dan startup ride hailing lokal Dego Ride diperbolehkan melakukan uji coba selama enam bulan, mulai Januari 2020.

Uji coba ini akan dilakukan untuk mengukur seberapa tinggi permintaan pasar terhadap kehadiran transportasi ojek online di Malaysia.

"Transportasi ride hailing akan menjadi komponen penting untuk memberikan sistem transportasi publik yang komprehensif," jelas Loke kepada di hadapan parlemen Malaysia, seperti dilansir Channel News Asia.

Uji coba pertama akan mulai digelar di kawasan Lembah Klang, wilayah paling maju di Kuala Lumpur. Setelah melihat reaksi pasar, Pemerintah Malaysia berencana memperluas area uji coba GoJek dan Dego Ride.

Loke mengatakan, GoJek dan Dego Ride akan tunduk pada peraturan yang sama seperti berlaku untuk layanan transportasi online lainnya, yakni Grab.

Hingga sekarang, GoJek sudah mengaspal setidaknya di tiga negara Asia Tenggara, yakni Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Sebelumnya, izin GoJek di Malaysia sempat tersendat karena pemerintah setempat melarang kendaraan roda dua dijadikan moda transportasi publik. Alasannya terkait dengan tingkat kecelakaan sepeda motor yang tinggi.

Tidak hanya di Malaysia, GoJek juga sempat terganjal di Filipina karena aturan kepemilikan saham lokal. Namun, beberapa bulan lalu, GoJek juga telah mengakuisisi salah satu startup fintech Filipina bernama Coin.ph.

Hadirnya GoJek dan Dego Ride di Malaysia bisa jadi membuat posisi Grab terancam. Sejauh ini, Grab menjadi penyedia ride hailing dominan di Malaysia setelah mengakuisisi unit usaha mantan pesaingnya, Uber, di wilayah Asia Tenggara.

Grab juga sedang berbenah menyesuaikan dengan aturan baru di Malaysia yang mengharuskan sopir transportasi ride hailing memiliki lisensi khusus, surat izin, dan asuransi. Aturan itu juga mengharuskan kendaraan transportasi online untuk melalui pemeriksaan.

Komentar

x