Find and Follow Us

Rabu, 13 November 2019 | 01:53 WIB

Fingerprint Lock Kini Tersedia di WhatsApp Android

Sabtu, 2 November 2019 | 03:30 WIB
Fingerprint Lock Kini Tersedia di WhatsApp Android
facebook twitter

INILAHCOM, Menlo Park - Setelah meluncurkan fitur Touch ID dan Face ID untuk perangkat iPhone di awal tahun ini, WhatsApp pun resmi mengumumkan ketersediaan fitur pengunci aplikasi dengan sidik jari atau fingerprint lock untuk pengguna perangkat Android.

"Hari ini, kami memperkenalkan autentikasi serupa (di iPhone) yang memungkinkan Anda membuka kunci aplikasi dengan sidik jari di smartphone Android yang didukung," tulis WhatsApp dalam akun Twitter mereka, Jumat (1/11/2019).

Untuk mengaktifkan fingerprint lock, pengguna perlu memperbarui (update) aplikasi WhatsApp ke versi terbaru. Dengan syarat, tentu saja, smartphone pengguna dilengkapi sensor sidik jari.

Setelah syarat utama itu terpenuhi, pengguna bisa memasang fingerprint lock dengan membuka Pengaturan > Akun > Privasi > Kunci sidik jari.

Aktifkan buka kunci dengan sidik jari, dan konfirmasikan sidik jari Anda.

Perlu dicatat, sebelum mengaktifkan fitur fingerprint lock ini, pengguna harus mendaftarkan sidik jari mereka lebih dulu.

Caranya hampir sama dengan menyetel pengaturan pemindai sidik jari pada smartphone.

Kemudian, pengguna akan diminta memilih fitur keamanan lain sebelum mendaftarkan sidik jarinya, yakni dengan memilih fitur keamanan pola, PIN, atau password.

Setelah mendaftarkan pola, PIN, atau password, barulah pengguna akan diminta untuk mendaftarkan sidik jari yang akan digunakan untuk membuka WhatsApp.

Akan ada pilihan jeda waktu untuk mengunci WhatsApp setelah aplikasi ditutup, yakni 1 hingga 30 menit.

Pengguna pun bisa mengatur lebih lanjut apakah isi chat baru yang masuk bersamaan dengan notifikasi masih bisa terbaca atau tidak. Dengan demikian, tingkat keamanan WhatsApp dari keisengan orang-orang sekitar akan terminimalisir.

Perlu diingat, meski terkesan aman dan hanya pemiliknya saja yang bisa membuka WhatsApp, aplikasi tersebut tidak akan meminta verifikasi sidik jari dalam beberapa kondisi.

Misalnya, pengguna yang mengaktifkan fitur 'quick reply' masih bisa membalas pesan lewat notifikasi tanpa harus membuka platform WhatsApp.

Kemudian, jika ada panggilan WhatsApp masuk, pengguna juga bisa langsung menjawabnya tanpa harus membuka WhatsApp dengan sidik jari.

Komentar

x