Find and Follow Us

Kamis, 21 November 2019 | 23:09 WIB

Arkeolog Mesir Temukan Kawasan Industri Kuno

Jumat, 18 Oktober 2019 | 02:00 WIB
Arkeolog Mesir Temukan Kawasan Industri Kuno
(Kementerian Purbakala Mesir)
facebook twitter

INILAHCOM, Kairo - Pemerintah Mesir memaparkan dua temuan arkeologi di Luxor, termasuk sebuah kawasan industri di Lembah Barat, atau dikenal juga Lembah Monyet.

Reuters melansir, para arkeolog Mesir telah menemukan 30 'workshop' di kawasan industri tersebut, demikian kata Kementerian Purbakala Mesir dalam pernyataannya.

"Kawasan itu terdiri dari rumah-rumah untuk penyimpanan dan pembersihan perabotan pemakaman dengan tembikar-tembikar dari Dinasti 18," kata Zahi Hawass, pimpinan tim penggalian.

Tim peneliti sudah bekerja di Lembah Monyet, yang terletak di tepi sebelah barat Sungai Nil, sejak 2017 lalu.

Area manufaktur memiliki cekungan dalam dan tangki penyimpanan air yang digunakan oleh para pekerja, menurut pernyataan itu. Di antara keduanya, para arkeolog menemukan cicin kumbang, ratusan tatahan manik-manik dan benda-benda emas yang digunakan untuk menghiasi peti jenazah kerajaan. Beberapa tatahan manik-manik dikenal sebagai sayap Horus.

Tim peneliti juga menemukan sebuah makam di Lembah Timur Luxor yang juga dikenal Lembah Raja-Raja.

Di lokasi itu, mereka menemukan alat yang dikunakan orang-orang Mesir kuno untuk membangung makam kerajaan," ujar Hawass.

Lembah Timur memang diketahui memiliki banyak makam kerajaan.

Penemuan-penemuan tersebut adalah serangkaian penemuan besar terbaru peninggalan-peninggalan kuno.

Mesir berharap temuan-temuan tersebut bisa membangkitkan bisnis pariwisata yang terpukul akibat ketidakstabilan politik negara Afika itu. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x