Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 23:23 WIB

Wahana Antariksa China Tumbuhkan Kapas di Bulan

Minggu, 13 Oktober 2019 | 16:16 WIB
Wahana Antariksa China Tumbuhkan Kapas di Bulan
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Wahana pertama dalam sejarah yang berhasil mendarat di sisi Bulan, Chang'e-4, mengumumkan telah berhasil menumbuhkan tanaman Bumi di Bulan.

Ketika tiba di sisi jauh Bulan pada 3 Januari 2019, wahana antariksa China ini membawa sebuah biosfer mini bernama Ekosistem Mikro Bulan (LME) yang berbobot 2,6 kilogram. Bentuknya silinder dengan panjang 18 cm dan diameter 16 cm.

Di dalam biosfer tersebut, ada enam cikal bakal makhluk hidup, yakni biji kapas, biji kentang, biji rapa, ragi, telur lalat buah, dan rumput liar Arabidopsis thaliana. Keenamnya disimpan dalam kondisi menyerupai Bumi, kecuali radiasi Bulan, mikrogravitasi dan suhu.

Dari keenam subjek, hanya satu yang ditemukan berhasil tumbuh di Bulan, yaitu biji kapas. Data yang diterima para peneliti bahkan menunjukkan bahwa tanaman kapas tersebut mampu bertunas hingga memiliki dua daun.

Ketika satu hari di Bulan berakhir (setara dengan 14 hari di Bumi), suhu Bulan pada malam hari turun hingga minus 190 derajat Celcius. Dengan suhu yang sedemikian rendahnya, tanaman kapas yang baru bertunas pun mati.

Meski demikian, eksperimen ini bukan sesuatu yang sia-sia. Pada saat ini, LME masih berada di Bulan untuk diketahui ketahanannya.

Pemimpin studi, Xie Gengxin dari Chongqing University, juga berkata akan melanjutkan eksperimen ini ke tahap berikutnya. Dia dan koleganya berharap untuk dapat mengirim lebih banyak makhluk hidup Bumi ke Bulan jika memungkinkan.

Salah satu yang sempat didiskusikan sebelum peluncuran Chang'e-4 adalah rencana mengirimkan penyu ke Bulan. Namun, batas beban yang hanya 3 kilogram membuat rencana itu dibatalkan.

Lagipula, kalaupun batas bebannya mencukupi, wahana akan kehabisan oksigen pada hari ke-20, dan penyu akan mati dengan sangat menyedihkan. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x