Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 18:15 WIB

Ilmuwan Temukan 20 Bulan Baru Planet Saturnus

Kamis, 10 Oktober 2019 | 06:30 WIB
Ilmuwan Temukan 20 Bulan Baru Planet Saturnus
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Washington DC - Saturnus berhasil menggeser posisi Jupiter sebagai planet dengan bulan terbanyak di Tata Surya.

Carnegie Institution for Science mengungkapkan bahwa para ilmuwan telah menemukan 20 bulan yang belum pernah diketahui sebelumnya, tengah mengorbit pada Saturnus.

Hal tersebut membuat Saturnus kini memiliki total 82 bulan. Sementara Jupiter diketahui 'hanya' punya 79 bulan.

Temuan ini pun dapat membuka petunjuk baru mengenai bagaimana Saturnus dan bulan-bulannya bisa menjadi seperti sekarang ini.

"Kami menggunakan beberapa teleskop terbesar di dunia untuk menyelesaikan inventarisasi satelit-satelit di sekitar planet raksasa. Mereka punya peran penting untuk membantu menentikan bagaimana planet di Tata Surya terbentuk dan berevolusi," kata Scott Sheppard, salah satu astronom di Carnegie Institution for Science, seperti dilansir Science Alert.

Bulan-bulan yang baru ditemukan tersebut berdiameter sekitar 5 kilometer, dan 17 di antaranya mengorbit berlawanan arah dengan arah rotasi Saturnus.

Para ilmuwan lalu membagi bulan-bulan tersebut dalam tiga kelompok berdasarkan sudut orbit mereka terhadap Saturnus, yakni Norse, Inuit, dan Gallic.

Mereka berpendapat jika bulan-bulan itu awalnya berasal dari bulan yang lebih besar dan kemudian pecah menjadi menjadi bagian-bagian kecil. Penyebab pecahnya bisa karena tabrakan keras yang terjadi antar bulan di sistem Saturnus atau dengan benda-benda seperti asteroid atau komet.

Penelitian lebih lanjut akan membantu menentukan jenis tabrakan apa yang menciptakan bulan-bulan tersebut serta bagaimana kondisi di sekitar Saturnus pada masa itu.

Saat ini pihak Carnegie Institution for Science tengah membuat sebuah kompetisi online yang bertujuan untuk mengajak publik ikut serta memberi nama bulan-bulan baru tersebut.

"Kali ini, bulan-bulan tersebut harus dinamai dari mitologi Norse, Gallic, atau Inuit," ujar Sheppard.

Bagi Anda yang ingin berpartisipasi dalam penamaan bulan-bulan baru Saturnus, Anda bisa mengirimkan tweet ke @SaturnLunacy dengan menggunakan tagar #NameSaturnsMoons. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x