Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 00:24 WIB

Google Turut Rayakan Hari Batik Nasional

Rabu, 2 Oktober 2019 | 07:30 WIB
Google Turut Rayakan Hari Batik Nasional
(Google)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari Batik Nasional yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober, juga ikut dirayakan oleh Google dengan menampilkan doodle khusus di halaman muka mesin pencarinya.

Jika Anda mengakses Google pada hari ini (2/10/2019), maka di layar PC, laptop, smartphone, atau tablet Anda langsung muncul tampilan Google Doodle yang menggambarkan motif-motif kain batik. Ya, hari ini Google pun turut memperingati Hari Batik Nasional.

Sejarah Hari Batik Nasional

Tepat 10 tahun yang lalu, Badan PBB untuk masalah kebudayaan, United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), menetapkan batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity).

Hal tersebutlah yang menjadi alasan mengapa tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional. Lebih dari itu, bahkan dalam situs Wikipedia, tanggal tersebut bukan hanya diperingati sebagai Hari Batik Nasional, UNESCO menetapkan sebagai Hari Batik Sedunia.

Proses yang ditempuh oleh Pemerintah Indonesia terbilang cukup lama untuk mendapat pengakuan refresentatif dari UNESCO soal batik. Diawali dengan proses nominasi Batik Indonesia ke UNESCO, 3 September 2008, Pemerintah Indonesia harus menunggu lebih dari empat bulan. UNESCO akhirnya menerima secara resmi pada 9 Januari 2009 untuk diproses lebih lanjut.

Sebelumnya, prahara terjadi berkaitan tentang batik. Lagi, Malaysia menjadi momok menjengkelkan bagi Indonesia dalam hal pengklaiman kebudayaan. Namun, Pemerintah Indonesia langsung bereaksi atas kejadian itu dengan mendaftarkan batik ke UNESCO.

Berapa bulan setelah diterima UNESCO, tahap selanjutnya yang ditempuh dalam proses pengakuan batik adalah pengujian tertutup di Paris. UNESCO menggelar pengujian selama empat hari, 11-14 Mei 2009.

Hal yang ditunggu-tunggu pun tiba. Rabu, 2 Oktober 2009, jadi puncak penantian Indonesia. UNESCO mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representative Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Pengakuan UNESCO itu ditindaklanjuti oleh Presiden Indonesia saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono, yang mengeluarkan Kepres No 33/2009 yang menetapkan bahwa setiap tanggal 2 Oktober diperingati sebagai Hari Batik Nasional.

Dalam situs resmi UNESCO tertulis bahwa Batik Indonesia memiliki banyak simbol yang bertautan erat dengan status sosial, kebudayaan lokal, alam dan sejarah itu sendiri.

Batik adalah identitas bangsa Indonesia. Batik pun dipercaya menjadi bagian penting seseorang di Indonesia sejak lahir hingga meninggal dunia. [ikh]

Komentar

x