Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 16:54 WIB

Toyota Raih Dua Penghargaan Nusantara CSR Awards

Kamis, 19 September 2019 | 20:30 WIB
Toyota Raih Dua Penghargaan Nusantara CSR Awards
(dok.TAM)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Toyota-Astra Motor (TAM) kembali meraih penghargaan sebagai salah satu perusahaan yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap upaya pelestarian lingkungan dalam ajang Nusantara CSR Awards 2019.

Diselenggarakan oleh The La Tofi School of CSR, dalam ajang itu TAM berhasil mendapatkan dua penghargaan sekaligus, yaitu kategori 'Peningkatan Mutu Pendidikan' melalui program 'Bersama Guru Membentuk Generasi Muda Ramah Lingkungan' serta kategori 'Pelibatan Komunitas dalam Menangani Sampah' melalui program 'Kurassaki - Kurangi Sampah Sekitar Kita'.

Vice President Director TAM Henry Tanoto menyebutkan bahwa selama ini program-program CSR Toyota Indonesia selalu berlandaskan pada empat pilar, yaitu lingkungan, pendidikan, keselamatan berkendara, dan pengembangan masyarakat/komunitas, yang diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan masyarakat Indonesia.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang memberikan apresiasi terhadap aktivitas CSR Toyota Indonesia, khususnya di bidang pelestarian lingkungan. Semoga penghargaan ini dapat kian mendorong Toyota khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk selalu bersama-sama dalam upaya pelestarian lingkungan," ujar Henry, dalam keterangan tertulisnya kepada INILAHCOM, Kamis (19/9/2019).

Nusantara CSR Awards 2019 merupakan ajang penghargaan bagi perusahaan-perusahaan yang dianggap telah melakukan perubahan di masyarakat dan lingkungan hidup melalui berbagai program/inisiatif CSR-nya.

TAM memenangkan kategori 'Peningkatan Mutu Pendidikan' karena dinilai memiliki inisiatif atau program yang fokus pada peningkatan kapasitas guru, untuk mendapatkan keterampilan-keterampilan sosial yang perlu bagi peningkatan kehidupan sosial komunitas.

Program CSR Toyota di bidang ini adalah dengan melibatkan para pengajar, di mana pengembangan karakter ramah lingkungan dimulai dari sekolah, dengan menyasar siswa SMK melalui para guru mereka.

Program ini diawali dengan peningkatan soft skill bagi guru-guru berupa cara menyelesaikan masalah (problem solving) lingkungan. Program ini melibatkan ratusan guru dari 44 SMK di berbagai wilayah, dengan penyampaian materi berupa pelatihan, praktik, maupun studi kasus program lingkungan.

Berbagai program ramah lingkungan berhasil dibuat dan dilaksanakan dengan melibatkan para guru dan siswa, di antaranya Environmental Workshop, Environmental Seminar, Pejuang Go Green, Sekolah Berbudaya Lingkungan, Peringatan Hari Bumi Sedunia, pembuatan kompos dari sampah, membuat kerajinan tangan dari bahan sampah, membuat tempat sampah dari sampah, program 1 Student 1 Tree, riset Sungai Citarum, serta program penghematan listrik di rumah dan sekolah.

Sementara itu, kategori 'Pelibatan Komunitas dalam Menangani Sampah' diberikan kepada perusahaan yang dinilai menghargai inovasi pengolahan sampah yang berbasis komunitas.

Program Toyota bernama 'Kurassaki - Kurangi Sampah Sekitar Kita' dilatarbelakangi oleh banyaknya masalah seputar sampah dan dampaknya. Setiap hari volume sampah yang diangkut ke TPA Burangkeng mencapai 750 ton, dan jika dibiarkan dalam 10 tahun mendatang akan menjadi gunung sampah yang sangat mencemari lingkungan bagi generasi berikutnya.

Sehingga, Toyota membuat program edukasi yang kreatif dan menyenangkan bagi generasi muda dengan melibatkan beberapa PAUD di Kabupaten Bekasi.

Tujuannya adalah untuk mengurangi penggunaan kemasan plastik pada makanan, melakukan proses 3R sampah, serta menanamkan nilai-nilai/kebiasaan ramah lingkungan sedari dini hingga dewasa.

Adapun target secara kuantitatif dari program ini adalah berupa 10 kilogram reduksi sampah setiap hari, tercipta 10 variasi kerajinan dari barang bekas, serta dihasilkannya 1.000 mililiter pupuk cair dari limbah. [ikh]

Komentar

x