Find and Follow Us

Minggu, 15 September 2019 | 23:47 WIB

Dibandingkan Para Pesaingnya

Apple TV+ Tawarkan Harga Berlangganan Lebih Murah

Kamis, 12 September 2019 | 09:30 WIB
Apple TV+ Tawarkan Harga Berlangganan Lebih Murah
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Cupertino - Di sela-sela acara peluncuran trio iPhone terbaru, Apple juga mengumumkan harga berlangganan layanan streaming video on-demand besutan mereka, yakni Apple TV+.

Dijadwalkan hadir pada awal November mendatang, peminat Apple TV+ cukup membayar US$4,99 atau sekitar Rp70.000 per bulan untuk belangganan.

Menariknya, satu akun langganan bisa dipakai oleh enam orang karena harga tersebut merupakan banderol Family Plan.

Harga tersebut terbilang sangat murah jika dibandingkan dengan layanan-layanan kompetitornya, seperti Netflix, Hulu, dan Disney.

Sebagai perbandingan, Netflix mematok harga Rp109.000 per bulan untuk biaya berlangganan Basic Plan yang hanya bisa dipakai oleh satu orang saja.

Baca juga: Apple Resmi Rilis iPhone 11, 11 Pro, 11 Pro Max

Apple belum mengumumkan konten apa saja yang bakal mereka suguhkan di dalam layanan streaming video on-demand ini. Namun, raksasa teknologi AS yang bermarkas di Cupertino, California itu sesumbar bakal menyuguhkan beberapa konten original (Apple Originals) besutan mereka.

Beberapa di antaranya adalah original TV series dengan tema luar angkasa 'For All Mankind' dan serial dokumenter penyair kondang Emily Dickinson berjudul 'Dickinson'.

Ada pula drama serial 'The Morning Show' yang dibintangi Jennifer Anniston dan serial petualangan berjudul 'See' yang dibintangi oleh Jason Momoa.

Baca juga: Apple Juga Luncurkan iPad dan Apple Watch Baru

CEO Apple Tim Cook berjanji pihaknya akan merilis Apple Originals secara rutin setiap bulannya.

Apple juga memberikan penawaran menarik untuk layanan anyarnya ini. Bagi para pembeli iPhone, iPad, atau Apple TV terbaru akan memperoleh benefit berupa berlangganan Apple TV+ selama setahun penuh secara gratis.

Rencananya Apple TV+ akan meluncur pada 1 November mendatang di 100 negara. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x