Find and Follow Us

Senin, 16 Desember 2019 | 10:01 WIB

Ekosistem Kerja Sehat Tingkatkan Kinerja Karyawan

Oleh : Taufiqqurakhman | Selasa, 10 September 2019 | 05:00 WIB
Ekosistem Kerja Sehat Tingkatkan Kinerja Karyawan
(inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Banyak perusahaan besar di Indonesia yang menawarkan pendapatan besar, namun tidak mampu menyediakan lingkungan kerja yang sehat (untuk fisik maupun mental). Pihak AXA Mandiri coba terapkan solusi untuk hal tersebut, di perusahaan mereka.

AXA Mandiri dan AXA sebagai perusahaan yang bergerak di bidang bisnis asuransi jiwa dan asuransi umum, sudah sepatutnya pula memberikan contoh yang baik bagi karyawannya mereka sendiri.

Kini, AXA Mandiri menciptakan ekosistem kerja di kantor mereka sendiri yang inovatif dan inspiratif, guna membantu generasi milenial dalam mengembangkan karier di dunia asuransi.

"Melalui ekosistem kerja yang mendukung produktifitas, kreatifitas dan stabilitas psikologis, karyawan juga diberdayakan melalui berbagai kegiatan (pengembangan diri, gathering, sharing session), kebijakan perusahaan yang fleksibel (seperti waktu kerja yang fleksibel, kode berpakaian yang dinamis, waktu cuti yang beragam), sesi berbagi info manfaat kesehatan, dan lain-lain," ungkap Julien Steimer, Country CEO AXA Indonesia, dalam acara bincang-bincang mengenai Budaya Kerja di AXA Mandiri dan AXA, di Jakarta, Senin sore (9/9/2019).

"Selain itu juga dibuat berbagai komunitas yang mampu menampung serta menyalurkan hobi/ passion dari para karyawan, serta kesetaraan pengembangan karier untuk laki-laki dan perempuan di perusahaan kami," tambah Julien.

Saat ini, personil di AXA Mandiri dan AXA didominasi oleh generasi milenial, yaitu sebanyak 71 persen dari total karyawan, bahkan sebanyak 42 persen di antaranya berada di level manajerial.

Melalui berbagai inisiatif tersebutlah AXA Mandiri dan AXA baru saja mendapatkan penghargaan 'Best Companies to Work for in Asia 2019' versi Majalah HR ASIA, lembaga media publikasi internasional untuk para profesional di bidang Human Resources.

Berdasarkan temuan IDN Times dalam laporan Indonesia Milennial Report 2019, preferensi milenial tentang kerja di mana fasilitas pengembangan diri yang lebih baik berada di urutan pertama sebanyak 25,6 persen, besaran gaji di urutan kedua sebanyak 17,1 persen, kondisi lingkungan kerja mencapai 15 persen, waktu kerja dan sesuai passion sebanyak 12,1 persen.

Survei tersebut dilakukan ke 1.400 responden di 12 kota besar dalam memutuskan untuk bertahan atau tidaknya milenial dalam pekerjaan yang sama.

Komentar

Embed Widget
x