Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 00:09 WIB

Tinggalkan Gmail, Huawei Beralih ke ProtonMail

Senin, 9 September 2019 | 18:00 WIB
Tinggalkan Gmail, Huawei Beralih ke ProtonMail
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Shenzhen - Huawei baru saja mengumumkan HarmonyOS yang akan dipakai sebagai sistem operasi di sejumlah perangkat pintar mereka setelah tidak lagi bermitra dengan Google.

Untuk itu, Huawei kini tengah mencari berbagai alternatif untuk menggantikan layanan Google yang ada di Android, termasuk layanan email bawaan.

Mengutip Bloomberg, Huawei kabarnya mulai berdiskusi dengan penyedia layanan surat elektronik asal Swiss, ProtonMail, untuk menjadi aplikasi bawaan (preloaded) seperti Gmail di sistem operasi Android.

Jika bukan menjadi aplikasi preloaded, ProtonMail bisa saja masuk pasar aplikasi buatan Huawei, AppGallery, seperti dikatakan CEO ProtonMail Andy Yen.

"Yang mereka cari dari kami adalah alternatif dari Google jika mereka tidak bisa menawarkan apa-apa lagi ke Google," kata Yen.

Namun, perwakilan Google dan Huawei belum mau memberikan komentar terkait hal ini.

ProtonMail kini telah memiliki 17 juta pengguna di seluruh dunia untuk layanan surat elektronik (email) terenkripsi end-to-end.

Yen menyatakan akan mempertahankan netralitas mereka terhadap isu politik yang melekat pada Huawei. Tujuan mereka memberikan layanan ke Huawei adalah garansi keamanan dan privasi pengguna.

Swiss selama ini memang dikenal sebagai tempat yang netral terhadap permasalahan politik.

Meski bisnis dengan Huawei akan membuka kesempatan untuk mendapat audiens yang lebih besar, ProtonMail tetap mempertimbangkan risiko berbisnis.

Yen melihat rencana dengan Huawei itu sebagai kesempatan bisnis bagi Eropa untuk menyediakan teknologi alternatif selain dari AS serta masuk ke kompetisi global. [ikh]

Komentar

Embed Widget
x