Find and Follow Us

Minggu, 15 September 2019 | 23:51 WIB

Arsitek Legendaris VW Ferdinand Piech Tutup Usia

Rabu, 28 Agustus 2019 | 16:16 WIB
Arsitek Legendaris VW Ferdinand Piech Tutup Usia
(Deutsche Presse-Agentur)
facebook twitter

INILAHCOM, Rosenheim - Mantan pimpinan eksekutif dan arsitek legendaris Volkswagen, Ferdinand Piech, meninggal dunia dalam usia 82 tahun.

Tokoh otomotif Jerman ini meninggal di sebuah rumah sakit di Rosenheim, Bavaria, pada Minggu (25/8/2019) waktu setempat, setelah sebelumnya mendadak pingsan ketika sedang berada dalam sebuah restauran bersama istrinya Ursula.

Piech adalah cucu dari Ferdinand Porsche, sosok di balik kehadiran Volkswagen Beetle, Mercedes-Benz SS/SSK, dan kendaraan-kendaraan bermerek Porsche.

Saat bergabung, Piech merubah wajah Volkswagen dari produsen kendaraan menengah menjadi salah satu raksasa otomotif global. Dia juga menggandeng manufaktur bergengsi seperti Lamborghini, Bugatti, dan Bentley untuk masuk ke dalam Grup Volkswagen AG.

Pria yang lahir di Wina, Austria, 17 April 1937 ini merupakan lulusan Swiss Federal Institute of Technology di Zurich pada tahun 1962, menyandang mechanical engineering. Dikabarkan sempat terlibat pula dalam pengembangan mesin Formula 1.

Tapi dirinya lebih jauh mengulik Porsche pada tahun 1963, bahkan terlibat dalam pengembangan mobil balap Porsche 917 dan menjadi pemenang di Le Mans 24 Hours tahun 1970.

Pengalamannya terus berlanjut ketika singgah ke Audi tahun 1972 dan mendapat kepercayaan sebagai kepala teknisi mesin tahun 1975. Mendapat tugas untuk pengembangan Audi 80 dan Audi 100 serta pengembangan World Rally Championship Group B, Audi Quattro, jadi Juara Dunia.

Karirnya melesat hingga tahun 1993 duduk sebagai salah satu Presiden Direktur Volkswagen AG, tanggung jawabnya menghasilkan keuntungan. Saat itu isunya yang berkembang, perusahaan bermasalah dengan kualitas produk dan biaya tinggi serta tiga bulan lagi divonis bangkrut.

"Pertama dan terpenting, saya selalu melihat diri saya sebagai orang produk, dan mengandalkan insting untuk permintaan pasar. Bisnis dan politik tidak pernah mengalihkan saya dari misi utama kami: untuk mengembangkan dan membuat mobil yang menarik," tulis Piech dalam otobiografinya.

Kemampuan bisnis yang agresif dari Piech, membuatnya segera mengambil keputusan antara Volkswagen dan Audi kemudian mengemas Skoda dan SEAT menjadi produk yang ekonomis. Kemudian menata Lamborghini, Bentley dan Bugatti serta menyiapkan modular platform yang hingga kini masih menjadi bagian strategi Volkswagen Group.

Saat berusia 65 tahun dirinya dipaksa untuk pensiun, tapi tetap menjadi bagian supervisi untuk Volkswagen hingga akhirnya dia menyatakan diri untuk pensiun secara total pada tahun 2015.

Sebagai penghormatan atas wafatnya Piech, bendera setengah tiang dikibarkan di markas Wolfsburg dan Dresden.

Komentar

x