Find and Follow Us

Jumat, 20 September 2019 | 22:02 WIB

Skuter Listrik Ini Bisa Diisi Daya dari Laptop

Rabu, 21 Agustus 2019 | 01:30 WIB
Skuter Listrik Ini Bisa Diisi Daya dari Laptop
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, New Delhi - Sebuah startup di India mampu menghadirkan solusi dari masalah minimnya infrastruktur pengisian daya baterai kendaraan listrik dengan menciptakan skuter listrik dengan baterai portabel dan ringan yang bahkan bisa diisi ulang dari perangkat komputer jinjing atau laptop.

Gemopai Ryder adalah kendaraan roda dua bertenaga listrik yang memecahkan kekhawatiran kritis konsumen India yang ingin beralih dari kendaraan bertenaga bahan bakar fosil ke kendaraan ramah lingkungan.

Sepeda motor berjenis skuter ini merupakan gagasan dari Gemopai Electrics, perusahaan patungan antara Goreen E-Mobility, startup yang berbasis di Delhi dan Opai Electric, raksasa di industri kendaraan listrik (EV) yang sudah berpengalaman menjual lebih dari 15 juta skuter listrik di seluruh dunia.

Gemopai Ryder ditenagai dengan baterai ion lithium, dan dipasarkan dengan harga di bawah 60.000 rupee (Rp12 juta). Dengan lebih dari 50 diler di seluruh negeri, Gemopai Electric sudah membuat perbedaan nyata dalam mobilitas hijau.

"Gemopai Ryder merupakan skuter listrik bertenaga baterai lithium ion --yang bisa dilepas-- pertama dan mampu menempuh perjalanan 90 km untuk satu kali pengisian penuh," kata Amit Raj Singh, CEO Gemopai Electric.

Skuter listrik ini tersedia dalam lima warna dan dilengkapi dengan berbagai pilihan aksesori untuk pasar India. Spesifikasi tambahan yang termasuk dalam opsi mobilitas Gemopai adalah suspensi hidrolik, rem cakram, speedometer digital, lampu LED, entri tanpa kunci, alarm anti-pencurian, dan pengisian daya USB mobile.

Ada kekhawatiran nyata mengenai kendaraan listrik, yakni tentang waktu yang diperlukan baterai untuk mengisi dan tidak tersedianya pengisian terutama mengingat infrastruktur pengisian yang sangat tidak memadai di India.

Ketika negara ini berjuang dengan menyediakan infrastruktur pengisian untuk EV, produsen roda dua listrik beralih ke baterai yang dapat dilepas untuk memudahkan proses pengisian.

"Pertanyaan utama yang dimiliki konsumen saat ini tentang skuter listrik adalah baterai. Oleh karena itu, dengan membuat baterai di skuter kami dapat dilepas, kecil, dan sangat efisien, adalah masalah pertama yang kami coba pecahkan ketika kami meluncurkan Ryder," kata Singh.

"Baterai kami ringan, tetapi kuat, baterai lithium-ion yang portabel dan dapat diisi saat Anda bepergian. Kami juga berencana untuk meluncurkan dua skuter listrik dalam bulan ini untuk menambah portofolio kami," imbuhnya.

Pengguna dapat mengisi baterai hanya dalam empat jam dan skuter ini dapat mencapai kecepatan tertinggi 25 km/jam. Baterai ini dapat diisi di colokan listrik rumah dan di laptop juga.

"Kehadiran baterai yang dapat dilepas telah meningkatkan kenyamanan bagi pengguna karena dapat diisi ulang di mana saja, misalnya, di dalam rumah, tanpa perlu kendaraan hadir. Ini tidak hanya menghemat waktu tetapi juga menghemat kerja ekstra untuk menemukan stasiun pengisian daya," pungkas Singh.

Komentar

x