Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 02:18 WIB

Kamera DSLR Canon Rentan Serangan Peretas

Selasa, 13 Agustus 2019 | 21:21 WIB
Kamera DSLR Canon Rentan Serangan Peretas
(ist)

INILAHCOM, San Francisco - Tak hanya komputer dan smartphone saja, ternyata kamera DSLR juga rentan terhadap serangan dari para peretas.

Laporan terbaru dari firma piranti lunak, Check Point Software Technologies, memaparkan bahwa kamera DSLR Canon ternyata memiliki celah keamanan yang mengkhawatirkan.

Melalui sebuah video yang diunggah ke YouTube, Check Point mendemonstrasikan bahwa kamera DSLR Canon yang dijadikan sample, yakni Canon EOS 80D, bisa disusupi oleh peretas melalui jaringan nirkabel.

Celah keamanan ini tampak bisa dimanfaatkan oleh para peretas ketika pengguna kamera DSLR hendak mentransfer foto dari kamera ke perangkat lain, misalnya laptop, melalui jaringan WiFi.

Ketika disusupi, foto-foto yang tersimpan di memori kamera bisa dengan mudahnya dienkripsi oleh para peretas hanya dengan sejumlah perintah melalui command center.

Tak hanya itu, ketika ransomware berhasil terpasang, kamera DSLR pengguna juga bisa terkunci dan tidak bisa dipakai untuk menelusuri gambar-gambar yang tersimpan di dalamnya. Artinya, foto dan menu kamera pun tidak bisa diakses oleh para pemilik kamera DSLR tersebut.

Mengutip The Verge, Check Point sudah melaporkan hal tersebut kepada Canon pada Maret lalu. Kemudian pada Mei, Check Point dan Canon mulai bekerja sama untuk menggodok pembaruan firmware (patch) untuk mengantisipasi masalah tersebut.

Namun, hingga saat ini, belum ada patch atau pembaruan firmware yang bisa menutup celah keamanan tersebut.

Meski demikian, untuk saat ini, pihak Canon, melalui blog resminya, mengingatkan para pengguna kamera DSLR besutannya agar lebih berhati-hati dalam memanfaatkan jaringan WiFi umum, untuk sekadar memindahkan foto dari kamera.

Perusahaan asal Jepang ini juga menyarankan pengguna kamera DSLR mereka untuk memperbarui firmware kamera melalui sumber terpercaya, dan mematikan fitur-fitur wireless kamera saat tidak digunakan.

Komentar

x