Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 11:39 WIB

Instagram Coret Pengiklan yang Ambil Data Pengguna

Jumat, 9 Agustus 2019 | 15:00 WIB
Instagram Coret Pengiklan yang Ambil Data Pengguna
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, San Francisco - Instagram memutus kemitraan dengan startup bidang pemasaran, Hyp3r, karena disinyalir telah mengumpulkan data pengguna tanpa izin.

Layanan berbagi foto dan video milik Facebook itu mengetahui penyalahgunaan tersebut melalui laporan dari laman Business Insider yang menyebutkan bahwa Hyp3r mengambil data yang tersimpan di Instagram Stories, yang tersedia melalui API Instagram.

Data-data yang terkumpul berupa lokasi pengguna, informasi profil dan foto, digunakan untuk memperbaiki iklan target.

"Aksi Hyp3r tidak dibenarkan dan melanggar kebijakan kami. Kami menghapus mereka dari platform kami. Kami juga membuat perubahan produk yang dapat membantu perusahan lain mengetahui lokasi publik dengan cara ini," kata juru bicara Instagram, seperti dilansir CNET.

Meski demikian, Hyp3r membantah jika mereka telah melanggar kebijakan Instagram.

"Sejak dahulu hingga sekarang, Hyp3r merupakan perusahaan yang menghadirkan pemasaran yang otentik dan tunduk pada regulasi keamanan data konsumen serta kebijakan jejaring sosial," kata Carlos Gracia, CEO Hyp3r, dalam keterangan resminya.

"Kami tidak melihat konten atau informasi yang tidak dapat diakses secara publik oleh orang-orang yang sedang online," imbuh dia.

Salah satu data yang diambil Hyp3r berupa laman lokasi Instagram, berisi foto-foto dari akun publik. Data itu semula dapat dilihat oleh semua orang dan mereka tidak harus masuk ke akun Instagram.

Komentar

x