Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 02:16 WIB

Riset: Ini Smartphone yang Paling Cepat Download

Kamis, 8 Agustus 2019 | 04:00 WIB
Riset: Ini Smartphone yang Paling Cepat Download
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Di antara tiga produsen terbesar perangkat smartphone, Samsung ternyata menyajikan pengalaman terbaik bagi pengguna dalam hal kecepatan unduh.

Smartphone Samsung memiliki kecepatan unduh lebih cepat dibanding Apple dan Huawei di 35 persen dari 40 negara yang dianalisa, demikian hasil riset Open Signal, perusahaan analitik pengalaman konsumen perangkat komunikasi genggam.

Pengguna smartphone Samsung menikmati kecepatan unduh tercepat di dunia yaitu 26,6 Mbps. Sedangkan pengguna Apple menikmati kecepatan unduhan 25,1 Mbps, kemudian Huawei kecepatan unduhan mencapai 24,4 Mbps.

Hasil itu didasarkan pada penggunaan smartphone segmen premium, termasuk Samsung Galaxy S8, Samsung Galaxy S9, Samsung Galaxy S10, Samsung Galaxy Note 8, Samsung Galaxy Note 9, Huawei P20 Pro, Huawei P30 Pro, Huawei Mate 10, Huawei Mate 20, dan iPhone Xs.

Sementara untuk smartphone segmen menengah, pengguna Apple memiliki pengalaman sedikit lebih cepat dibanding Huawei. Pengguna iPhone menikmati pengalaman mengunduh hingga 16,5 Mbps, dibanding 16,3 Mbps untuk Huawei dan 14,4 Mbps untuk pengguna Samsung.

Dalam kategori itu, sebagian besar pengguna Apple untuk model iPhone sering kali dihargai dalam kisaran sama dengan Samsung dan model-model high-end Huawei.

Model-model dimaksud termasuk Samsung Galaxy M40, Samsung Galaxy A80, Samsung Galaxy A6s, Huawei P30 Lite, Huawei Enjoy 9e, HUawei Y6, iPhone XR, iPhone X, iPhone 8, iPhone 7, dan iPhone 6s.

Untuk smartphone kelas entry-lebvel, Huawei unggul dalam kecepatan unduh dengan kecepatan hingga 12,1 Mbps.

smartphone segmen bawah Samsung punya kecepatan 9,7 Mbps dan hanya 8,9 Mbps untuk produk-produk Apple.

Dalam segmen itu, 49 persen pengguna yang diriset merupakan pengguna Samsung dan merupakan tingkatan terbesar dalam basis pengguna Samsung.

Sementara, perangkat Apple dalam kelompok rendah itu cenderung merupakan model yang lebih lama seperti iPhone 6 atau iPhone SE yang lebih baru namun secara fisik kecil.

Contoh model yang dianalisa dalam penelitian itu antara lain Samsung Galaxy A2 Core, Samsung Galaxy J4 Core, Huawei Nova 2, iPhone SE atau iPhone 6.

Open Signal mengungkapkan bahwa tantangan Apple, pada persaingan 2019, adalah hanya memiliki beberapa model smartphone yang berkemampuan jaringan seluler tingkat tinggi.

Apple telah memilih memfokuskan strategi handset-nya pada kemampuan lain seperti pengenalan wajah, inovasi kamera, daya tahan baterai lebih lama, dan prosesor serta grafik yang sangat cepat menggunakan desain silikon in-house Apple.

Sementara, semua model unggulan Samsung dan Huawei terbaru dalam dua tahun terakhir telah menampilkan apa yang disebut desain modem 'gigabit' LTE Kategori 16 ke atas hanya iPhone XS dan iPhone Max yang memiliki kemampuan seperti itu.

Bahkan, iPhone XR menyertakan modem Kategori 12 LTE yang kurang mumpuni sehingga Open Signal mengategorikannya dalam smartphone kelas menengah untuk pengalaman jaringan seluler.

Apple telah memilih untuk fokus pada bagian lain dari desain ponsel cerdas ketika perusahaan itu juga menyelesaikan masalah dengan satu pemasok, Qualcomm, dan mengakuisisi aset modem Intel, sebagai pemasok lain.

Komentar

x