Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:42 WIB

Masalah ECU Airbag, Toyota Recall 60.000 Rush

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:30 WIB
Masalah ECU Airbag, Toyota Recall 60.000 Rush
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Toyota Motor Corp menarik untuk perbaikan atau recall terhadap sekitar 60.000 unit Toyota Rush di seluruh dunia, dengan tahun produksi Desember 2017 sampai awal Februari 2019, karena khawatir Curtain Shield Airbag bermasalah.

Tidak terkecuali Toyota Rush yang dipasarkan PT Toyota Astra Motor (TAM) di Indonesia.

"Kami menginformasikan kepada para pemilik Rush untuk mengganti ECU airbag kendaraannya demi peace of mind bagi pelanggan," kata Yoshihiro Nakata, President Director TAM, melalui keterangan tertulisnya.

Dia menyebut proses penggantian ECU airbag sangat mudah. Pelanggan tinggal datang ke bengkel resmi Toyota dan tanpa dipungut biaya sama sekali alias gratis.

Toyota mengkhawatirkan adanya potensi curtain airbag dapat mengembang secara tidak sengaja pada kondisi tertentu karena adanya pemprograman komputer yang tidak sesuai.

Oleh karena itu Toyota mengimbau agar pemilik Rush mengecek kendaraan mereka dengan menghubungi jaringan bengkel resmi Toyota terdekat, yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia atau menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telpon 1-500-315.

Pelanggan juga dapat menyambangi www.toyota.astra.co.id/ssc. Melalui website tersebut pelanggan dapat memasukan nomor rangka mobil yang dimilikinya untuk mengecek apakah Rush milik mereka masuk dalam bagian kampanye ini.

Jika iya, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan upgrade ECU airbag.

Setelah itu, dalam waktu kurang dari 48 jam, pelanggan akan dihubungi kembali untuk informasi mengenai booking time di bengkel. Pengerjaan pengecekan dan penggantian ECU airbag Rush ini berlangsung sekitar 30 menit.

"Kami sangat menyarankan agar pelanggan dapat segera memastikan atau mengecek kendaraannya dan melakukan penggantian ECU airbag di bengkel resmi Toyota," kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM menambahkan.

Komentar

x