Find and Follow Us

Senin, 19 Agustus 2019 | 00:51 WIB

Bisakah Makanan Tingkatan Kehidupan Seks?

Selasa, 16 Juli 2019 | 01:00 WIB
Bisakah Makanan Tingkatan Kehidupan Seks?
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Jika ada bukti bahwa makanan tertentu bisa meningkatkan libido, potensi seks, dan kenikmatan seksual, maka makanan itu pasti laku keras.

Bahan makanan yang memicu hormon endorfin mengandung nurtisi yang berhubungan dengan dorongan seks. Terkadang makanan ini dikaitkan dengan kemakmuran dan kesuksesan.

BBC pun mengajak Anda melihat sejarah dan sains di belakang teori-teori ini dan menilik apakah makanan-makanan ini sungguh-sungguh memperbaiki kehidupan seks Anda.

Tiram

Casanova, yang dianggap seorang pecinta terhebat sepanjang sejarah, disebut-sebut makan 50 tiram sebagai sarapan.

Tetapi, tak ada bukti tiram meningkatkan dorongan hasrat seks. Dari mana asal-usul cerita ini?

Menurut legenda, Aphrodite, dewa seks Yunani, terlahir dalam buih dan muncul di lautan. Maka makanan laut dianggap sebagai afrodisiak.

Namun, pecinta tiram tetap bisa dapat kabar baik. Hewan ini mengandung seng, nurtisi penting untuk meningkatkan testosteron.

Seng dianggap membantu kesuburan perempuan dan kualitas sperma.

Sumber seng yang lain di antaranya kerang, daging merah, biji-bijian (seperti biji labu dan wijen), kacang-kacangan (seperti kacang mede dan almond), polong-polongan, susu dan keju.

Cokelat hitam (dark chocolate)

Makan cokelat hitam baik karena menurut para peneliti makanan ini mengandung 'ramuan cinta' phenylethylamine (PEA).

PEA --yang mengaliri tubuh pada bulan-bulan pertama sebuah hubungan-- memicu pelepasan hormon dopamine dan merangsang pusat kesenangan pada otak.

Hanya sejumlah kecil PEA yang ada di cokelat, serta diragukan apakah PEA akan tetap bertahan ketika dimakan.

Cokelat juga mengandung asam amino tryptophan, dan disebut-sebut meningkatkan aliran darah dan serotonin (hormon lain yang juga memicu kesenangan).

Bagaimana cokelat bisa dihubung-hubungkan dengan seks? Kemungkinan pada abad ke-16.

Hernan Cortes merupakan perwira Spanyol di abad ke-16 yang memimpin ekspedisi ke kekaisaran Maya dan Aztec dan menjajah daerah yang kini menjadi Meksiko.

Ia juga diduga menjadi orang Eropa pertama yang bertemu dengan cokelat. Ia menulis kepada Raja Spanyol bahwa ia melihat orang Maya minum ramuan cokelat yang 'membangun ketahanan tubuh dan menghilangkan kelelahan'.

Namun, tidak ada bukti bahwa cokelat merupakan afrodisiak.

Sumber tryptophan lain di antaranya salmon, telur, daging ayam, bayam, biji-bijian, kacang-kacangan dan produk kedelai.

Cabai

Cabai pedas mengandung capsaicin, yang bisa merangsang munculnya endorfin (hormon lain yang menyebabkan perasaan riang).

Zat ini juga mempercepat metabolisme dan meningkatkan suhu tubuh dan detak jantung, yang juga kita alami ketika berhubungan seks.

Namun ingat untuk mencuci tangan sesudah memegang cabai, terutama ketika Anda akan berhubungan seks sesudahnya.

Bagaimana dengan alkohol?

Alkohol bisa meningkatkan hasrat dengan cara menurunkan hambatan dalam melakukan hubungan seks.

Seperti kata Macbeth: mabuk itu 'membangkitkan hasrat tetapi menurunkan performa'.

Sensitifitas pada laki-laki dan perempuan juga berkurang ketika minum terlalu banyak dan dalam jangka panjang bisa mengurangi hasrat seks. Bahkan dalam kasus ekstrim bisa menyebabkan impotensi.

Bisakah mengurangi risiko disfungsi ereksi?

Menurut riset, makanan yang mengandung banyak flavonoid --senyawa yang didapat dari tumbuhan-- dianggap bisa megurangi risiko disfungsi ereksi.

Satu flavonoid khusus yaitu anthocyanin (yang ditemukan pada blueberry), dan satu lagi yang ditemukan pada buah sitrus, berpotensi mengurangi disfungsi ereksi.

Memperbanyak makan dihubungkan dengan 14 persen pengurangan disfungsi ereksi dan kombinasi makanan yang mengandung flavonoid dan olahraga bisa mengurangi hingga 21 persen.

Beberapa riset menyatakan pola makan gaya Mediterania efektif untuk mengurangi disfungsi ereksi dan memelihara fungsi seksual.

Pola makan ini mengandalkan biji-bijian, buah, sayur-sayuran, polong-polongan, kacang (almond dan kenari) serta minyak zaitun.

Sumber lain anthocyanin termasuk buah ceri, blackberry, blackcurrant, cranberry, raspberry, beberapa jenis anggur, terong dan kubis merah.

Sepintas afrodisiak

Afrodisiak bisa dibagi tiga kategori, yakni bekerja pada libido, potensi, dan kenikmatan seksual.

Tak ada yang benar-benar terbukti secara ilmiah pada manusia, karena sulit mengukur keberhasilannya.

Kenyataannya, afrodisiak yang sungguh-sungguh bekerja adalah aroma buah busuk dan buah matang yang efektif pada lalat buah.

Dr Krychman, dokter spesialis kesehatan seksual, mengatakan bahwa orang makan afrodisiak karena mereka percaya. Dan jika memang sugesti itu berhasil, maka itulah yang tepenting.

Apabila Anda mengalami penurunan dorongan seks, mungkin Anda mengalami masalah medis. Maka berkonsultasilah dengan dokter Anda.

Komentar

Embed Widget
x