Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 06:17 WIB

Mencicipi Sensasi Berkendara All-new Mazda3

Sabtu, 13 Juli 2019 | 05:05 WIB
Mencicipi Sensasi Berkendara All-new Mazda3

MESKI baru akan resmi diluncurkan di ajang pameran otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019 pekan depan, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) telah mengajak sejumlah awak media untuk mencicipi sensasi berkendara All-new Mazda3.

Siap masuk ke pasar Indonesia dengan dua model, yakni sedan dan hatchback, INILAHCOM berkesempatan menjajal generasi terbaru dari Mazda3 ini dengan rute Jakarta-Bogor-Jakarta pada 10-11 Juli 2019.

Tampil perdana di ajang Los Angeles Auto Show 2018 pada November tahun lalu, All-new Mazda3 mengadopsi bahasa desain KODO yang lebih matang dengan tetap mewujudkan esensi estetika Jepang.

Generasi anyar ini mengekspresikan vitalitas yang lebih berlimpah dan lebih kuat daripada model dengan desain KODO sebelumnya.

Perjalanan dimulai dengan berkumpul di sebuah kedai kopi di bilangan Cipete, Jakarta Selatan. Ada enam unit All-New Mazda 3, yang terdiri dari tiga model sedan dan tiga model hatchback, dengan warna Soul Red Crystal Metallic, Machine Grey Metallica, dan Jet Black Mica, sudah siap untuk dicoba oleh para jurnalis peserta Media Drive All-new Mazda3.

Kesan pertama saat melihat wajah All-new Mazda 3 adalah nuansa sporty yang emosional berkat desain lampu dan grille depan, terutama pada model hatchback yang dapat sentuhan gelap di sekitar lampu utama.

Sedangkan pada model sedan, nuansa elegan terpancar dari lekukan bodi samping yang memanjang ke belakang. Model ini tentunya cocok untuk kalangan yang lebih dewasa ketimbang konsumen model hatchback.

Baca juga: Mazda3 Terbaru Tampil Lebih Mewah dan Sporty

Sebelum menjajal mobil itu, Sales Marketing & PR Director EMI Ricky Thio mengatakan bahwa All-new Mazda 3 adalah model pertama yang mengadopsi evolusi terbaru desain KODO, namun tetap menampilkan desain 'single motion' yang sederhana dalam tampilan keseluruhan.

"Tujuan lain dari desain All-new Mazda 3 ini adalah memberikan model hatchback sentuhan desain yang lebih emosional, sementara pada model sedan bertujuan untuk menghasilkan proporsi yang lebih elegan. Meski saling berbagi nama sebagai Mazda3, namun kedua model menawarkan kepribadian yang berbeda," ujarnya.

Menikmati sensasi berkendara

Setelah bendera start dikibarkan, perjalanan pun dimulai dengan tujuan awal sebuah restoran di pinggir laut di kawasan Ancol, Jakarta Utara. Melalui jalur SCBD-Sudirman-Thamrin-Gajahmada-Kota Tua, INILAHCOM merasakan sensasi city cruising ala Mazda dengan melewati jalan-jalan utama Kota Jakarta yang cukup padat.

Duduk di bangku belakang, INILAHCOM merasakan kenyamanan kabin terkait suspensi dan kekedapan suara terbilang baik, sehingga penumpang bisa menikmati perjalanan sambil mengobrol seraya mendengarkan musik dengan suara jernih.

Dari Ancol, awak media bertolak ke Bogor melintasi jalan tol dan kepadatan Ciawi, dengan Hotel Royal Tulip, Gunung Geulis, sebagai tujuan. Sepanjang perjalanan ini para jurnalis dapat mencoba manuver dan kelincahan All-new Mazda3.

Saat INILAHCOM duduk di balik setir, konsep human-centric Mazda terasa karena pengemudi dapat menikmati pengendaraan tanpa hilang konsentrasi berkat posisi duduk yang lebih presisi dan pengaturan kemudi telescopic yang lebih leluasa dengan tambahan pergerakan hingga 10 mm.

Posisi tuas transmisi bergeser lebih ke depan dan naik, untuk meminimalkan pergerakan tangan pengemudi dari lingkar kemudi.

Posisi cup holder disesuaikan di depan tuas transmisi dan armrest tengah diperpanjang ukurannya untuk menghasilkan stabilitas, kemudahan dan kenyamanan dalam pengoperasian.

Sebagaimana halnya model-model Mazda lainnya, pada kesempatan mencoba All-new Mazda3, awak media juga dapat merasakan pengendaraan yang memiliki rasa yang menyatu antara mobil dengan sang pengendara (Jinba Ittai).

Lebih jauh lagi pada All-New Mazda3 ini Mazda mengembangkan teknologi Skyactiv-nya dengan teknologi baru yang lebih mendekatkan lagi tingkatan human-centric sehingga sang pengemudi dapat menikmati kesenangan berkendara yang lebih alami lagi.

Yang menarik, generasi terbaru teknologi Skyactiv-Vehicle Architecture menjadikan kursi pada Mazda3 mengadopsi struktur dasar yang dirancang untuk mempertahankan bentuk alami tulang belakang.

Dudukan kursi dan sandaran belakang di bagian bawah mendukung panggul bawah, panggul atas dan paha untuk menjaga panggul tetap dalam posisi tegak.

Baca juga: EMI Siap Luncurkan All-new Mazda3 di GIIAS 2019

Sementara itu, sandaran kursi bagian atas mendukung posisi terbaik untuk tulang rusuk. Hal ini memungkinkan pengemudi untuk dapat menstabilkan posisi kepala secara alami cukup dengan menggeser panggul dan tulang belakangnya.

Kenyamanan yang dirasakan tersebut membuat perjalanan menuju Bogor terasa singkat.

Awak media pun bermalam di Hotel Royal Tulip dan keesokan harinya kembali ke Jakarta menempuh rute jalan tol Jagorawi mengambil jalur ke arah tol lingkar luar Jakarta dengan titik akhir Karumba Cafe di Hotel Mercure, di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Mesin dan fitur

Untuk pasar Indonesia, All-new Mazda3 mengadopsi mesin berbahan bakar bensin SKYACTIV-G 2.0-liter terbaru dengan pengembangan teknologi.

Mesin itu dioptimalkan pada bagian intake port dan bentuk piston, split fuel injection serta katup pendingin guna menghasilkan tingkatan yang lebih baik untuk performa dinamis, efisiensi bahan bakar dan keramahan lingkungan.

Saat dipacu di jalanan bebas hambatan, mobil ini mampu memberikan respons dan manuver yang diinginkan pengemudi.

Kehadiran fitur G-Vectoring Control Plus (GVC Plus) mampu memberikan kendali pada rem, sehingga memungkinkan mobil mengatasi manuver darurat dengan lebih baik dan meyakinkan di berbagai situasi, termasuk perubahan lajur dengan kecepatan tinggi dan berkendara di jalan yang licin.

Ada juga Active Driving Display yang menampilkan informasi perjalanan secara lengkap namun ringkas, sehingga memperkecil risiko pengemudi untuk mengalihkan pandangan dari jalan dalam waktu lama.

Fitur lain yang begitu bermanfaat adalah Smart City Brake Support yang mampu mendeteksi kendaraan di depan, kemudian secara otomatis mengaktifkan rem untuk mencegah tabrakan.

Hal itu benar-benar berfungsi saat dalam posisi membelok tajam pada blind spot, di mana ada mobil lain yang tak terlihat berhenti di depan. All-new Mazda3 secara otomatis berhenti karena fitur itu.

Mobil ini pun sudah menggunakan teknologi MRCC (Mazda Radar Cruise Control) yang memanfaatkan radar gelombang milimeter untuk mengukur kecepatan dan jarak aman ke mobil di depannya, lalu secara otomatis mengontrol kecepatan kendaraan.

Fitur itu bekerja dalam kisaran kecepatan yang telah ditentukan, mulai dari 30 km/jam. INILAHCOM pun merasakan bahwa MRCC mampu menyesuaikan dan mempertahankan jarak aman dengan mobil di depannya, sehingga mengurangi sebagian beban pengemudi saat berperjalanan jauh.

Sistem itu dilengkapi Distance Recognition Support System (DRSS) yang secara visual menunjukkan jarak dengan mobil di depannya.

Dengan sederet fitur dan tampilan eksterior yang ditawarkan, pihak EMI belum mengungkap harga All-new Mazda3. Namun, mereka berjanji akan ada kejutan saat mobil ini resmi diluncurkan di ajang GIIAS 2019, pekan depan.

Komentar

x