Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 02:00 WIB

Apa Perbedaan Ponsel Resmi dan BM?

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 11 Juli 2019 | 10:10 WIB
Apa Perbedaan Ponsel Resmi dan BM?
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Baru-baru ini, Pemerintah sebagai regulator menyatakan akan memblokir ponsel black market (BM) berdasarkan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang akan ditetapkan mulai 17 Agustus 2019 mendatang.

Kabar tersebut sebenarnya bukan informasi baru. Bahkan, sudah cukup lama tanpa kelanjutan. Sebab, sejak bertahun-tahun lalu hal itu telah diungkapkan pejabat terkait, tetapi tak kunjung dieksekusi.

Populasi ponsel BM tidak boleh dipandang sebelah mata. Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) memperkirakan, untuk merek-merek terkenal, jumlah ponsel BM per tahun hingga 30 persen dari total ponsel yang beredar. Itu berarti puluhan juta unit per tahun. Konsumen, produsen ponsel, distributor resmi, dan pemerintah sama-sama dirugikan.

Namun, banyak sebagian orang yang belum mengerti tentang istilah-istilah tentang perbedaan dari ponsel resmi dan BM dalam dunia jual beli smartphone,
dan berikut adalah perbedaanya:

1. Smartphone resmi

Perbedaan smartphone resmi dan distributor ponsel atau smartphone resmi adalah smartphone yang telah di setujui dan mendapat izin resmi dari pemerintah setempat untuk beredar dan di jual di pasar.

Ponsel resmi juga telah melalui beberapa proses uji kelayakan dan standar di negara yang bersangkutan.

Jika di bandingkan, harga ponsel resmi dijual dengan harga lebih mahal di bandingkan ponsel dengan garansi distributor, hal ini dikarenakan membeli ponsel atau smartphone resmi, berarti pembeli telah menyukseskan program pajak yang ada di negera yang bersangkutan.

Kenapa ponsel resmi dijual dengan harga lebih mahal? Karena ponsel resmi melalui proses uji, kelayakan, dan pajak yang harus di bayarkan. Jadi, jika Anda mempunyai uang lebih, usahakan membeli smartphone resmi.

2. Smartphone black market (BM)

Istilah ponsel black market atau di singkat BM, pasti sudah tidak begitu asing di telinga sebagian orang.

Pada dasarnya ponsel BM adalah ponsel asli. Biasanya ponsel BM dijual dengan harga lebih murah dibandingkan ponsel resmi, namun, perbedaannya juga tidak begitu jauh, hanya sekitar 20 sampai 30 persen.

Mengapa ponsel atau smartphone BM di jual lebih murah? Hal ini dikarenakan jalur pendistribusian, dan smartphone BM yang di jual di pasaran tidak terkena pajak, dan tidak ada standar atau proses uji kelayakan berdasarkan negara setempat.

Biasanya, ponsel BM tidak dilengkapi dengan bahasa yang sesuai dengan standar negara setempat, dan hanya mempunyai Bahasa inggris dan Bahasa dari negara pembuat smartphone BM tersebut.

Komentar

Embed Widget
x