Find and Follow Us

Rabu, 23 Oktober 2019 | 07:59 WIB

AI Bantu Ilmuwan Australia Rancang Obat Flu

Jumat, 5 Juli 2019 | 19:19 WIB
AI Bantu Ilmuwan Australia Rancang Obat Flu
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Adelaide - Tim ilmuwan dari Flinders University di Adelaide, Australia mengaku telah menggunakan artificial intelligence (AI) alias kecerdasan buatan untuk mengembangkan vaksin baru yang tangguh untuk melawan flu.

Para ilmuwan tersebut yakin bahwa ini yang pertama kalinya komputer menggunakan mesin pembelajarannya sendiri untuk mendesain obat baru untuk digunakan pada manusia.

Nama komputer itu adalah Search Algorithm for Ligands atau disingkat Sam, dan para ilmuwan mengatakan obat flu barunya adalah versi perawatan 'turbo charged' yang sangat ampuh dari versi pengobatan yang ada saat ini.

Kunci teknologi itu adalah zat-zat yang membantu terapi yang sudah ada untuk bekerja lebih baik lagi guna mencegah infeksi.

Mengutip VOA News, program AI ini diberi informasi mengenai vaksin influenza yang sukses dan yang tidak sukses dan tidak mendapat bantuan apapun dari ilmuwan di Flinders University. Mereka mengatakan, ini adalah awal dari 'era baru' dalam penelitian AI.

"Kami mengamati obat yang sukses, contoh obat yang tidak sukses atau gagal dan menunjukkan semuanya kepada program AI yang disebut Sam. AI muncul dengan analisanya sendiri mengenai kemungkinan zat yang efektif yang kemudian kami amati dan uji, dan benar berhasi," papar Dr Nikolai Petrovsky. salah seorang anggota tim ilmuwan itu.

Uji klinis akan segera dimulai pada 240 relawan di AS yang disponsori oleh Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular, bagian dari Institut Kesehatan Nasional AS.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan musim influenza 2019 tampaknya telah dimulai lebih awal dari tahun-tahun sebelumnya di Australia, Chile, Afrika Selatan, dan Selandia Baru.

Penyakit ini membunuh ribuan orang di seluruh dunia setiap tahun. Lebih dari 115.000 kasus influenza telah dilaporkan di Australia dan pihak berwenang mengatakan 226 orang telah meninggal tahun ini.

Komentar

Embed Widget
x