Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 02:18 WIB

Ini Mikroprosesor Pertama Buatan India

Jumat, 5 Juli 2019 | 15:15 WIB
Ini Mikroprosesor Pertama Buatan India
(Foto: ist)

INILAHCOM, New Delhi - Tak mau cuma jadi target pasar dari pabrikan asing, India mulai membuat komponen teknologi secara mandiri.

Sejumlah mahasiswa dari Indian Institute of Technology (IIT) Madras yang tergabung dalam tim RISE berhasil membuat mikroprosesor pertama yang didesain dan dikembangkan sepenuhnya di India.

Mikroprosesor bernama Shakti itu ditujukan untuk pemakaian di beberapa jenis perangkat, mulai dari internet of things (IoT) hingga platform robotik.

RISE telah mengembangkan Shakti sejak 2016 lalu. Proyek ini didanai oleh Kementerian Elektronik dan Teknologi Informasi India.

Kabar terkait peluncuran Shakti memang telah ramai sejak akhir tahun lalu di India. Saat ini, SDK untuk Shakti sudah dirilis sehingga developer sudah bisa membuat software untuk piranti tersebut.

Ada enam golongan mikroprosesor Shakti yang dirilis sesuai sasaran pasarnya. Keenam prosesor yang dibuat di Semi-Conductor Laboratory of Indian Space Research Organisation (Isro) di Kota Chandigarh itu terdiri dari kelas E, kelas C, kelas I, kelas M, kelas S, dan kelas H.

Kelas E merupakan mikroprosesor untuk perangkat IoT, platform robotik, pengendali motor, dan sejenisnya.

Kelas C adalah mikroprosesor 32-bit yang berkecepatan 0,2-1GHz. Mikroprosesor ini ditujukan untuk perangkat dengan beban kerja aplikasi kelas menengah dan bisa menghemat daya serta memiliki opsi perlindungan memori.

Berikutnya ada mikroprosesor kelas I 64-bit yang berkecepatan 1,5-2,5GHz yang juga telah mendukung multi-threading atau kemampuan untuk melakukan banyak pekerjaan sekaligus.

Kemudian ada kelas M yang merujuk pada multi-core. Mikroprosesor ini mendukung hingga delapan inti CPU.

Lalu kelas S, ditujukan untuk workstation dan server-type workloads. Kelas S merupakan peningkatan dari kelas I yang mendukung fitur multitasking.

Terakhir adalah mikroprosesor kelas H yang ditujukan untuk kebutuhan komputasi berkinerja tinggi dan tugas-tugas terkait analisa. Andalannya adalah performa single-thread atau eksekusi tugas tunggal dalam satu waktu.

Kabarnyam RISE juga tengah mengembangkan dua prosesor eksperimental dari kelas T untuk mitigasi serangan software dan kelas F yang mendukung fitur error correction.

Komentar

x