Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 21:50 WIB

Samsung Akui Memaksakan Peluncuran Galaxy Fold

Rabu, 3 Juli 2019 | 15:15 WIB
Samsung Akui Memaksakan Peluncuran Galaxy Fold
(Foto: mashabel)

INILAHCOM, Seoul - Samsung akhirnya mengakui bahwa peluncuran smartphone layar lipat mereka, Galaxy Fold, adalah sebuah hal yang terburu-buru.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini memang berani curi start peluncuran smartphone layar lipat lebih awal dengan merilis Galaxy Fold pada 26 April lalu. Sayangnya, keputusan ini berujung masalah.

Beberapa unit yang sedang diuji coba oleh para pengulas gadget mengalami masalah, terutama pada bagian layar fleksibel.

Masyarakat pun berasumsi Galaxy Fold masih prematur, dan terlalu dini diluncurkan. Hal ini lantas diakui oleh CEO Samsung DJ Koh yang menyebut bahwa pihaknya memang memaksakan peluncuran Galaxy Fold.

"Itu sangat memalukan. Saya memaksakannya (peluncuran) sebelum siap. Saya akui, Saya melewatkan sesuatu pada smartphone layar lipat," ujar Koh, seperti dilansir CNET.

Setelah keluhan dari para pengulas gadget, Samsung segera menunda pengiriman Galaxy Fold ke pembeli yang sudah melakukan pre-order. Hingga kini, sekitar dua bulan lebih, Samsung belum juga mengumumkan kapan Galaxy Fold kembali diluncurkan.

"Beberapa masalah tidak kami pikirkan sebelumnya, tapi berkat para pengulas, uji coba massal sedang dilakukan," Koh menambahkan.

Dia pun menyebut, informasi terbaru tentang Galaxy Fold akan diberitahukan dalam waktu yang tepat. "Beri kamu sedikit waktu," pintanya.

Galaxy Fold dijual seharga US$1.980 atau sekitar Rp28 juta. Samsung sempat mengklaim bahwa smartphone layar lipat pertamanya itu habis terjual dalam sehari setelah periode pre-order dibuka 15 April lalu.

Sayangnya, Samsung tidak menyebut angka berapa unit yang telah terjual di situs resmi mereka.

Komentar

x