Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 04:50 WIB

Laptop Berisi 6 Virus Berbahaya Dijual Rp17 Miliar

Jumat, 31 Mei 2019 | 11:11 WIB
Laptop Berisi 6 Virus Berbahaya Dijual Rp17 Miliar
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jika ingin membeli laptop bekas, orang tentu akan mencari laptop yang bersih dari virus. Tapi berbeda dengan pria asal China ini yang menjual laptop bekas berisi virus-virus berbahaya.

Gou O Dong, yang berprofesi sebagai seniman internet, menjual laptop Samsung NC-10 yang di dalamnya terdapat enam virus komputer paling berbahaya. Tak tanggung-tanggung, dia menawarkan laptop itu dengan harga selangit.

Menurut Guo, laptop yang dia jual bukan untuk digunakan untuk keperluan sehari-hari, tapi sebagai sebuah karya seni yang dinamainya sebagai 'The Persistence of Chaos'.

Guo mengatakan, karya seni ini menunjukkan bagaimana dunia digital bisa berdampak ke alam nyata dan mempengaruhi manusia.

"Kita punya khayalan bahwa hal-hal yang terjadi di komputer tidak akan berefek ke kita, tapi ini absurd. Virus senjata siber yang menyerang pembangkit listrik atau infrastruktur publik bisa menimbulkan kerugian secara langsung," ujarnya seperti dilansir Neowin.

Laptop tersebut kini tengah dilelang secara online lewat sebuah situs. Harga tawaran dibuka mulai US$1,2 juta atau sekitar Rp17,3 miliar, termasuk unit laptop dan keenam virus di dalamnya, kabel daya, serta script untuk restart.

Begitu sudah ada pembeli, konektor-konektor dan fungsi internet laptop berukuran 10,2 inci yang menjalankan sistem operasi Windows XP SP3 itu akan dimatikan. Guo membikin laptop ini lewat kolaborasi dengan DeepInstinct, firma kemanan siber asal New York, AS.

Keenam virus yang bercokol di dalam laptop Samsung NC-10 'The Persistence of Chaos' adalah ILOVEYOU, MyDoom, SoBig, DarkTequila, BlackEnergy, dan WannaCry.

Berikut dampak dari paparan keenam virus tersebut:

1. ILOVEYOU
Menyebar via email dan file sharing di awal dekade 2000-an, virus ini menginfeksi lebih dari 500.000 komputer dan menimbulkan kerugian senilai US$15 miliar.

2. MyDoom
Diduga bikinan spammer mail asal Rusia, MyDoom adalah salah satu worm yang penyebarannya paling cepat dan diproyeksikan menimbulkan kerugian hingga US$38 miliar.

3. SoBig
Ini merupakan worm dan trojan yang menyebar melalui email sebagai spam. SoBig bisa mengkopi file, mengirimkan diri sendiri via email, serta merusak dan software komputer. Sebanyak ribuan desktop terdampak dengan nilai kerugian mencapai US$37 miliar.

4. DarkTequila
Sebuah malware canggih yang menyasar korban di wilayah Amerika Latin. Program jahat ini mencuri informasi rekening bank dan data perusahaan, bahkan ketika offline. Kerugian yang diimbulkan ditaksir mencapai kisaran ratusan juta dolar AS.

5. BlackEnergy
Virus yang satu ini memakai metode injeksi rootkit, dibekali enkripsi, serta arsitektur modular. BlackEnergy digunakan dalam serangan siber yang membuat mati listrik dalam skala besar di Ukraina pada Desember 2015.

6. WannaCry
Salah satu penyebab wabah virus terbaru, Wannacry adalah sebuah ransomware yang menyandera komputer dan memeras uang tebusan dari korban. Lebih dari 200.000 komputer di 150 negara terjangkit karena penyebarannya yang cepat. Nilai kerugian kumulatifnya mencapai US$4 miliar.

Komentar

x