Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 08:55 WIB

Smartphone Huawei Akan Hilang dari Pasar Global?

Senin, 27 Mei 2019 | 22:22 WIB
Smartphone Huawei Akan Hilang dari Pasar Global?
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, San Francisco - Jumlah produk-produk Huawei yang diekspor dan dikapalkan ke sejumlah negara di dunia berpeluang anjlok pada kuartal pertama 2019 dan smartphone mereka terancam hilang dari pasar global, menyusul sanksi yang dijatuhkan AS.

"Huawei mungkin akan terhapus dari pasar smartphone di Eropa barat pada 2020 jika produk mereka kehilangan akses ke Google," ujar Linda Sui, Direktur Strategi Ponsel dan Perangkat Nirkabel dari Fubon Research and Strategy Analytics, seperti dilansir Reuters.

Fubon Research and Strategy Analytics memperkirakan pengapalan smartphone Huawei, sebagai produsen terbesar kedua di dunia, dari sisi angka penjualan dapat turun hingga 24 persen pada 2019 jika sanksi AS masih terus terjadi.

Sui juga memperkirakan, pengiriman perangkat Huawei akan turun hingga 23 persen pada 2020. Namun, dia meyakini perusahaan asal China itu akan bertahan pada pasar dalam negeri yang tipis.

Fubon Research and Strategy Analytics yang semula menaksir pengapalan produk Huawei dapat mencapai 258 juta smartphone pada 2019 secara global memperbarui proyeksi mereka menjadi hanya 200 juta untuk skenario terburuk.

Huawei menguasai hampir 30 persen pasar smartphone di Eropa menurut riset IDC. Perusahaan itu juga telah mengapalkan sebanyak 208 juta smartphone pada 2018, termasuk separuh produk yang dipasarkan di luar China.

Huawei memandang Eropa sebagai pasar yang penting bagi mereka untuk produk-produk smartphone premium.

Huawei mengklaim telah mengembangkan teknologi yang dibutuhkan mereka agar dapat bertahan pada beberapa tahun mendatang.

Namun, sejumlah pakar global tidak dapat menerima klaim itu dan mengatakan komponen kunci dan hak kekayaan intelektual yang dibutuhkan perangkat-perangkat Huawei tidak tersedia di pasar selain AS.

Analis Intralink yang bermarkas di Shanghai, Stewart Randall, mengatakan bahwa Huawei terancam akan memberhentikan ribuan pekerja dan menghilang sebagai pemain global untuk sementara waktu.

Para pembeli potensial produk smartphone itu diperkirakan akan beralih ke perangkat segmen atas dari Samsung Electronics ataupun Apple Inc. Sedangkan calon pembeli segmen menengah akan melirik pesaing sesama China, yaitu OPPO dan Vivo.

"Huawei meninggalkan pangsa pasar besar di belakang mereka yang dapat diambil oleh para kompetitor, terutama Samsung yang akan menguatkan pasar mereka di regional seperti Eropa," kata Bryan Ma, analis pasar smartphone global dari IDC.

Komentar

Embed Widget
x