Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 14:50 WIB

Microsoft Kembali Peringati Pengguna Windows XP

Senin, 20 Mei 2019 | 09:09 WIB
Microsoft Kembali Peringati Pengguna Windows XP
(ist)

INILAHCOM, Redmond - Meski merupakan sistem operasi yang tergolong lawas, masih banyak pengguna desktop dan laptop yang masih setia menggunakan Windows XP.

Namun, ada risiko keamanan yang mengintai para pengguna sistem operasi tersebut, termasuk risiko eksploitasi celah keamanan Windows, seperti kasus WannaCry pada 2017 silam.

Melihat besarnya risiko ini, baru-baru ini Microsoft memberi peringatan kepada pengguna sistem operasi Windows lawas, untuk segera melakukan pembaruan sistem keamanan.

Peringatan tersebut diberikan guna terhindar dari potensi serangan virus dan malware yang semakin meluas.

Microsoft mengatakan bahwa mereka telah menambal celah keamanan pada layanan Remote Desktop yang ada di Windows XP, Windows 7, dan beberapa seri Windows Server.

Celah tersebut ditambal agar pengguna terhindar dari serangan malware sejenis WannaCry yang dapat menular antar komputer.

Untuk menambal celah keamanan ini, pengguna diwajibkan mengunduh pembaruan secara manual lewat halaman pembaruan Microsoft.

"Kerentanan keamanan ini bersifat pre-authentication dan tidak memerlukan adanya interaksi dengan pengguna. Sehingga malware yang mengeksploitasi celah ini dapat menyebar dari komputer ke komputer lain, sama seperti kasus WannaCry pada 2017 lalu," kata Director of Incident Response di Microsoft Security Response Center, seperti dilansir The Verge.

Microsoft menekankan bahwa sejatinya mereka belum menemukan tanda-tanda adanya eksploitasi yang muncul dari celah keamanan ini. Pembaruan yang dirilis ini adalah upaya pencegahan agar pengguna terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.

Pengguna sistem operasi Windows 8 dan Windows 10 boleh bernapas lebih lega karena kedua sistem operasi lebih aman dari serangan malware seperti WannaCry.

Microsoft pun menyarankan, para pengguna Windows lawas agar tak hanya melakukan pembaruan sistem keamanan, tetapi juga memperbarui sistem operasi ke Windows yang terbaru.


Komentar

x