Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 22:35 WIB

Mengisi Ramadhan Ala Komunitas Tik Tok

Oleh : Ibnu Naufal | Sabtu, 18 Mei 2019 | 16:17 WIB
Mengisi Ramadhan Ala Komunitas Tik Tok
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menyambut bulan suci Ramadhan, aplikasi jejaring sosial video pendek, Tik Tok menggelar challange #TikTokMubarak sekaligus mengadakan acara berkumpulnya para konten kreator di Indonesia bertempat di Rumah Maroko, Jakarta Pusat, Hari ini Sabtu (16/05/2019).

TikTok Community Manager Natasya mengatakan bahwa ini merupakan salah satu usahanya dalam mempertemukan dan silaturahmi para Tik Tokers (sebutan bagi pengguna Tik Tok) dari dalam negeri.

"Kami sangat senang untuk memulai #TikTokMubarak dengan beragam tantangan lokal dan bekerja sama dengan berbagai mitra co-branding selama bulan suci ini menjelang Idul Fitri. Tantangan dalam aplikasi ini sejalan dengan strategi lokalisasi kami yang kuat untuk mendorong orang Indonesia membuat konten yang relevan dengan budaya dan tren lokal seperti Ramadan," katadia dalam jumpa pers di Jakarta, Sabtu (18/5/2019).

Challenge #TikTokMubarak adakah tantangan tarian yang menyenangkan dengan diiringi music dari music Ramadhan di Tiktok.

Setelah tantangan #SambutRamadan, challenge berikutnya yang diluncurkan TikTok berhubungan dengan sahur dan buka puasa yang kemudian diikuti dengan challenge makeup dan gaya hijab Ramadhan.

"Sejalan dengan misi kami untuk memberdayakan orang untuk mengabadikan momen yang penting melalui membuat dan berbagi video pendek saat bepergian, kami terus mencari cara untuk melibatkan komunitas konten kreator kami. Kami senang untuk membuka lebih banyak peluang untuk menjadi pusat interaksi antara kreator dan penggemar kami, terutama selama bulan Ramadhan ini," tambah Natasya.

Dalam konferensi pers yang dilangsungkan sebelum kegiatan buka puasa bersama para konten kreator , para TikTokers dalam negeri berbagi ilmunya kepada para rekan media bagaimana cara membuat kreator yang unik di platform tersebut.

Mulai dari penggunaan filter hingga menampilkan transisi video yang menawan diperagakan oleh mereka. Selain itu, pemilihan latar suara yang tepat juga menjadi salah satu yang diajarkan oleh mereka.

Seperti halnya tips yang diberikan oleh konten kreator yang fokus dengan video tarian Monica Risella menuturkan konten bisa dibuat sekreatif mungkin dan tidak hanya mengikuti contoh video yang ditawarkan oleh TikTok. Mereka juga harus bisa membuat gaya sendiri yang nantinya akan menjadi ciri khas.

"Yang pasti sih ngikutin apa yang terbaru di TikTok. Jadi kalau ada yang baru keluar, kita langsung bikin. Bikinnya kalau bisa bervariasi ya biar nggak itu-itu saja. Terus kalau bisa punya ciri dan keunikan," kata Monica.

Tik Tok sendiri baru-baru ini menjadi aplikasi nomor satu atau raja di App Store pada kuartal pertama 2019.

Menurut laporan dari Sensor Tower, Tik Tok telah diunduh lebih dari 33 juta kali di pusat aplikasi Apple itu pada triwulan pertama 2019. Tik Tok mengalahkan YouTube, Instagram, WhatsApp dan Messenger.

Komentar

x