Find and Follow Us

Jumat, 18 Oktober 2019 | 01:48 WIB

Gantikan PUBG, Tencent Rilis Game Tanpa Darah

Selasa, 14 Mei 2019 | 17:17 WIB
Gantikan PUBG, Tencent Rilis Game Tanpa Darah
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Beijing - Tencent akhirnya menyerah mempertahankan game PlayerUnknown's Battlegrounds (PUBG) Mobile di China setelah tersendatnya pengajuan monetisasi ke pemerintah setempat.

Pemerintah China memang membatasi industri gaming, terutama bila game tersebut berkaitan dengan kekerasan dan seksualitas.

Sebagai gantinya, Tencent merilis game baru bernama Game for Peace. Menariknya game ini lebih 'damai' karena mengambil tema anti-terorisme. Berbeda dengan PUBG, Game for Peace sudah mendapat persetujuan monetisasi pada April lalu.

Meski demikian, Game for Peace disebut memiliki gameplay yang tidak jauh berbeda dengan PUBG.

"Gameplay-nya, latar belakang game, desain grafisnya, dan juga karakternya, semuanya hampir mirip (dengan PUBG)," papar Cui Chenyu, analis Game IHS Markit, seperti dilansir Tech Spot.

Komentar senada juga dilontarkan beberapa mantan pemain PUBG Mobile yang kini bermain Game of Peace di media sosial Weibo. Namun tetap saja ada yang berbeda, terutama soal konten sensitif, seperti gambar grafis darah.

Misalnya, saat menembak musuh, tidak ada percikan darah yang terlihat atau tidak tampak apabila target mati. Target yang ditembak tadi justru akan bangkit dan melambaikan salam perpisahan.

Kendati demikian, Tencent menegaskan bahwa kedua game memiliki genre yang berbeda. Tencent mendeskripsikan game ini sebagai game penuh taktik yang ditujukan sebagai penghormatan terhadap Angkatan Udara China.

Salah satu analis investasi di China Renaissance memprediksi, Game of Peace akan membukukan pendapatan sebesar 8-10 miliar yuan (atau sekitar Rp17-21 triliun).

Perkiraan ini dilihat dari kesuksesan PUBG Mobile sebelumnya yang memiliki rata-rata 70 juta pengguna aktif harian di China.

Komentar

x