Find and Follow Us

Senin, 22 Juli 2019 | 08:49 WIB

MIT Garap AI yang Bisa Prediksi Kanker Payudara

Kamis, 9 Mei 2019 | 11:11 WIB
MIT Garap AI yang Bisa Prediksi Kanker Payudara
(ist)

INILAHCOM, Massachusetts - Para peneliti di Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Massachusetts General Hospital (MGH) telah mengembangkan sebuah alat yang mampu mendeteksi kanker payudara, layaknya ahli radiologi ketika menggunakan mammogram.

Pendeteksian kepadatan jaringan payudara konvensional bergantung pada ujian dan perhitungan subjektif.

Ubergizmo melansir, alat ini telah dilatih pada puluhan ribu mammogram digital. Dengan begitu ia mampu membedakan berbagai jenis jaringan payudara, dari lemak hingga yang sangat padat, dengan kolerasi 90 persen dengan diagnosis setingkat ahli radiologi.

Ini dicapai dengan memindai mammogram lebih dari 60.000 pasien yang dirawat di MGH. Mereka kemudian menandai pindaian wanita yang menderita kanker payudara dalam lima tahun skrining mereka, sehingga memberi penanda dan tanda AI untuk dicari dalam pindaian di masa depan.

Selain dapat memprediksi kanker payudara sejak dini, penggunaan AI dapat membantu memperbaiki perbedaan ras dalam perawatan kesehatan. Ini karena pedoman saat ini terutama didasarkan pada populasi kulit putih, yang berarti dapat menyebabkan keterlambatan deteksi pada wanita kulit berwarna. Penggunaan AI memiliki potensi untuk mengeluarkan ras dari persamaan.

"Sangat mengejutkan bahwa metode ini memiliki kinerja yang sama baiknya bagi orang kulit hitam dan kulit putih, yang belum menjadi kasus dengan alat penilaian risiko sebelumnya. Jika divalidasi dan tersedia untuk digunakan secara luas, ini benar-benar dapat meningkatkan strategi kami saat ini untuk memperkirakan risiko," kata Dr. Allison Kurian, Associate Professor of Medicine and of Health Research and Policy at Stanford University School of Medicine.

Komentar

Embed Widget
x