Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 18:16 WIB

Extramarks: Edutech Bakal Jadi Tren di Indonesia

Oleh : Ibnu Naufal | Kamis, 25 April 2019 | 17:30 WIB
Extramarks: Edutech Bakal Jadi Tren di Indonesia
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Country Manager Extramarks Indonesia Fernando Uffie mengatakan, teknologi akan merevolusi cara kita mengelola dunia pendidikan, sekaligus menjadi alat untuk mendorong percepatan transformasi pendidikan 4.0.

Diyakini tren dunia edukasi digital (edutech) dua tahun depan akan berpusat di layanan digital sektor pendidikan .

Hal tersebut terlihat Dari banyaknya kepedulian akan pendidikan. "Indikator salah satunya sekarang semua orang konsisten dengan pendidikan" kata Uffie, Saat ditemui INILAHCOM, di Jakarta, Rabu (24/5/2019).

Menurut Uffie, hadirnya Edutech merupakan dorongan atas permintaan yang ada. Di lingkungannya, ujarnya, banyak orang tua yang ingin anaknya mendapat metode pelayanan edukasi yang inovatif.

Sedangkan kerap di sekolah anak kerap diberikan kurikulum yang mungkin pengajarannya sama namun daya tangkap siswa berbeda. Edutech, katanya, bergerak di tengah-tengah ruang tersebut.

Melalui platformnya Extramarks mengklaim menawarkan solusi belajar lebih efektif melalui berbagai metode yang interkatif serta materi pelajaran yang sesuai dengan kurikulum 2013.

"Melalui Layanan Extramarks efektivitas 90% meningkat, kami confidence akan itu," kata Uffie.

Tak hanya itu platform ini turut memberikan murid akses ke sekolah kapan saja, sehingga murid dapat juga mengatur pola kecepatan belajar mereka sendiri.

Orang tua juga menjadi bagian penting dalam prestasi akademik murid karena mereka dapat memantau dan mengevaluasi perkembangan murid.

Saat ini solusi belajar Extramarks sendiri sudah diterapkan di beberapa sekolah yang terbaru dari Yayasan Al Azhar Syifa Budi mulai tingkat SD hingga SMP.

Menurut prediksi IDC dalam laporan berjudul 'FutureScape: Worldwide Education 2019 the Top 10 Predictions', pada tahun 2020 nanti, 30 persen kementerian dan institusi pendidikan secara global akan memanfaatkan alat pemantauan berbasis Artificial Intelligent (AI) untuk menciptakan ruang kelas digital yang ramah untuk siswa dan lebih terkontrol dari beragam pengaruh buruk yang ada di dunia maya.

Komentar

Embed Widget
x