Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 22:29 WIB

iPhone 5G Akan Pakai Chip Modem Buatan Samsung?

Rabu, 24 April 2019 | 13:30 WIB
iPhone 5G Akan Pakai Chip Modem Buatan Samsung?
(ist)

INILAHCOM, San Francisco - Perdamaian antara Apple dan Qualcomm memunculkan kabar kehadiran iPhone berteknologi 5G. Apple disinyalir bakal menggandeng Qualcomm sebagai pemasok chip modem 5G untuk smartphone besutannya itu.

Meski demikian, memasok chip modem canggih untuk jutaan iPhone 5G yang diperkirakan akan rilis pada 2020 bukanlah pekerjaan yang mudah.

Oleh karena itu, muncul pula kabar bahwa Apple juga akan turut merangkul Samsung sebagai rekanan pemasok chip 5G untuk iPhone. Prediksi ini muncul dari analis Ming-Chi Kuo yang dikenal sebagai pembocor andal terkait informasi produk mendatang dari Apple.

Baca juga: Apple-Qualcomm Damai, iPhone 5G Bisa Segera Rilis?

"Apple agaknya akan memakai chip 5G Qualcomm (fokus untuk pasar teknologi 5G mmWave) dan Samsung (fokus untuk pasar Sub-6 GHz) untuk mengurangi risiko pasokan, mengurangi biaya, dan mendapat posisi tawar lebih baik," kata Kuo, seperti dilansir CNBC.

Sub-6 GHz dan mmWave (millimeter wave) adalah dua teknologi spektrum frekuensi berbeda untuk penerapan 5G. Dari prediksi Kuo, tampaknya Apple akan membedakan chip modem iPhone berdasarkan teknologi 5G yang diadopsi di wilayah pemasarannya.

Samsung merupakan salah satu pabrikan yang sudah menghadirkan chip modem 5G untuk perangkat mobile, selain Qualcomm dan Huawei.

Exynos 5100 bikinan Samsung merupakan chip modem multi-mode yang ikut mendukung teknologi jaringan sebelumnya, yakni 4G, 3G, dan 2G, di samping mmWave dan sub-6 GHz untuk 5G.

Chip modem ini sudah digunakan di smartphone Samsung Galaxy S10 5G yang baru-baru ini dirilis di Korea Selatan.

Dengan hadirnya teknologi 5G di iPhone, Kuo memproyeksikan angka permintaan terhadap smartphone buatan Apple itu bakal ikut terdongkrak pada 2020.

"Kami memperkirakan angka pengiriman iPhone akan mencapai 188 juta hingga 192 juta unit pada 2019 dan 195 juta hingga 200 juta unit pada 2020," ucap dia.

Komentar

x