Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 01:59 WIB

Masalah Layar, Samsung Tunda Penjualan Galaxy Fold

Selasa, 23 April 2019 | 13:30 WIB
Masalah Layar, Samsung Tunda Penjualan Galaxy Fold
(BGR)
facebook twitter

INILAHCOM, Seoul - Samsung mengatakan akan menunda peluncuran konsumen smartphone layar lipat Galaxy Fold untuk waktu yang belum bisa ditentukan, setelah sejumlah laporan layar mudah rusak.

Raksasa teknologi Korea Selatan itu juga menunda acara perilisan Galaxy Fold di Hong Kong dan Shanghai pekan ini.

"Untuk evaluasi secara menyeluruh dari umpan balik yang kami terima dan tes secara internal, kami memutuskan menunda peluncuran Galaxy Fold. Kami akan mengumumkan tanggal peluncuran dalam beberapa pekan," kata juru bicara Samsung, seperti dilansir Reuters.

Para pengulas gadget, termasuk jurnalis, mengeluh layar Galaxy Fold bermasalah ketika digunakan, bahkan hingga layar mati.

Samsung memang telah mengirimkan sekitar 50 unit Galaxy Fold kepada jurnalis, analis, dan blogger di AS sebelum peluncurannya di negeri Paman Sam itu pada 26 April 2019.

Belum jelas berapa unit Galaxy Fold yang rusak saat diulas, namun empat di antaranya yang dipakai oleh jurnalis dan YouTuber tidak bekerja optimal dan mereka mengunggah pengalaman mereka ke media sosial.

Analis dari Moor Insights & Strategy, Patrick Moorhead, berpendapat kerusakan ini tergolong kecil dibandingkan kasus Galaxy Note 7 pada 2016 lalu.

"Ini benar-benar memalukan reputasi Samsung, namu tidak ada dampak finansial karena mereka membuat kategori smartphone layar lipat baru melalui produk ini. Mereka tidak kehilangan market share," kata dia.

Moorhead juga mengaku mendapatkan unit Galaxy Fold untuk diulas dan dia tidak mengalami masalah dengan perangkat tersebut.

Sementara analis dari IHS Markit, Wayne Lam, berpendapat bahwa masalah ini akan dapat diselesaikan dalam hitungan bulan.

"Kita semua tahu teknologi Samsung yang berhasil. Masalah ini kelihatannya berkaitan dengan produksi massal dan kegagalan hanya dalam persentase digit tunggal," kata dia.

Samsung semula berniat memasarkan produk ini di negara asalnya, Korea Selatan, sementara penjualan di Eropa mulai Mei dan di China belum diketahui.

Operator AT&T, mitra Samsung untuk Galaxy Fold, mengatakan mereka mengabarkan konsumen yang sudah memasukkan pre-order, namun mereka tidak memberikan jumlah berapa banyak yang melakukan pemesanan smartphone layar lipat ini.

Komentar

Embed Widget
x