Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:38 WIB

Hari Bumi, Toyota Indonesia Luncurkan Mobil Hijau

Senin, 22 April 2019 | 18:00 WIB
Hari Bumi, Toyota Indonesia Luncurkan Mobil Hijau
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bertepatan dengan Hari Bumi 2019, Toyota-Astra Motor (TAM) meluncurkan mobil ramah lingkungan, Toyota C-HR Hybrid.

Kehadiran Toyota C-HR Hybrid diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pasar kendaraan elektrifikasi untuk mendukung kebijakan pemerintah mengembangkan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia melalui program Low Carbon Emission Vehicle (LCEV).

"Selain melengkapi line-up Toyota, kami berharap kehadiran varian hybrid dari SUV Toyota C-HR ini berdampak positif terhadap pengembangan pasar dan industri kendaraan listrik di sektor otomotif nasional seperti yang direncanakan pemerintah," kata Yoshihiro Nakata, President Director TAM, saat acara peluncuran Toyota C-HR Hybrid di Jakarta, Senin (22/4/2019).

Toyota C-HR Hybrid adalah kendaraan yang menggunakan teknologi Toyota Hybrid dengan dua motor penggerak yaitu Internal Combustion Engine (ICE) dan motor listrik.

Kehadiran kendaraan ini memberikan pilihan baru kepada pengemar kendaraan SUV berbasis crossover yang juga memiliki concern terhadap lingkungan.

Toyota C-HR Hybrid menggunakan engine 2ZR-FXE dengan power 100 PS yang dikombinasi motor listrik dengan power 36 PS. Sebagai kendaraan elektrifikasi ramah lingkungan, konsumsi bahan bakar Toyota C-HR Hybrid lebih efisien 62 persen dibandingkan varian konvensional sehingga emisinya CO2-nya juga lebih rendah sekitar 60 persen.

Memenuhi masukan konsumen, Toyota juga telah melakukan sejumlah improvement agar C-HR Hybrid dan C-HR konvensional tampil lebih stylish, yakni ubahan pada desain velg, lampu utama, dan rear combi lamp.

"Selain melakukan sejumlah improvement agar Toyota C-HR tampil lebih stylish, kami juga memperkenalkan warna baru, yaitu Radiant Green," kata Anton Jimmi Suwandy, Marketing Director TAM.

Menurut dia, kehadiran Toyota C-HR Hybrid diharapkan mendapat sambutan positif dari pelanggan. Berdasarkan pengalaman memasarkan kendaraan ramah lingkungan di Indonesia sejak 2009, dari tahun ke tahun terlihat bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan berteknologi hybrid ini terus meningkat.

TAM pertama kali memasarkan kendaraan ramah lingkungan hybrid technology dengan mendatangkan Toyota Prius yang kemudian diikuti oleh Camry Hybrid, Alphard Hybrid, dan terbaru Toyota C-HR Hybrid.

Meskipun pangsa pasarnya masih relatif kecil dibandingkan kendaraan konvensional, pertumbuhan pasar kendaraan hybrid cukup signifikan. Ini antara lain dari penjualan Camry Hybrid yang terus meningkat.

"Porsi penjualan Camry Hybrid dalam beberapa tahun belakangan ini terus meningkat, dari semula di tahun 2018 hanya sekitar 7 persen dari total penjualan menjadi 12 persen dari total penjualan sedan medium ini. Peningkatan ini menunjukkan minat konsumen terhadap mobil ramah lingkungan ini semakin berkembang," kata Anton.

Program LCEV yang tengah disiapkan pemerintah diharapkan mampu mendorong pengembangan kendaraan ramah lingkungan atau kendaraan elektrifikasi di Indonesia, baik yang berbasis teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Electric Vehicle (PHEV), Battery Electric Vehicle (BEV), maupun Fuel Cell Electric Vehicle (FCEV).

Seperti diketahui, saat ini pemerintah tengah menggodok berbagai aturan untuk mengimplementasikan program LCEV. Di antaranya pemerintah akan memberlakukan pajak karbon (carbon tax) melalui mekanisme insentif dan dis-insentif tarif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPNBM) berdasarkan emisi CO2 kendaraan.

Semakin rendah emisi CO2, tarif PPNBM yang dikenakan juga semakin rendah.

Pengalaman Toyota selama 10 tahun memasarkan kendaraan elektrifikasi di Indonesia memberikan gambaran bahwa minat masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan sangat tinggi.

Sebagian besar dari pelanggan Toyota yang membeli kendaraan hybrid lebih didorong oleh keinginan untuk memiliki kendaraan ramah lingkungan.

Toyota juga dikenal sebagai automaker pertama yang berhasil memasarkan kendaraan hybrid di pasar global melalui peluncuran Toyota Prius pada 1997 yang kemudian menjadikan kendaraan ini sebagai icon kendaraan ramah lingkungan di pentas dunia.

Keberhasilan mengembangkan teknologi hybrid ini juga telah membawa Toyota sebagai produsen terbesar kendaraan ramah lingkungan di dunia dengan penjualan telah menembus angka 13 juta unit di berbagai negara, termasuk di Indonesia.

Toyota juga dikenal mempunyai line-up kendaraan hybrid terbanyak, dimana hampir semua line-up Toyota mempunyai varian hybrid.

Toyota C-HR Hybrid juga akan ditampilkan di booth Toyota pada International Indonesia Motor Show (IIMS) 2019 yang akan dihelat du JIExpo Kemayoran, Jakarta, 25 April-5 Mei mendatang.

Komentar

x