Find and Follow Us

Selasa, 20 Agustus 2019 | 13:00 WIB

BBM Ditutup, BlackBerry Gantikan dengan BBMe

Senin, 22 April 2019 | 07:30 WIB
BBM Ditutup, BlackBerry Gantikan dengan BBMe
(ist)

INILAHCOM, Jakarta - Aplikasi layanan pesan instan BlackBerry Messenger (BBM) yang dimiliki oleh PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (Emtek) akan ditutup dan tak lagi dapat digunakan mulai 31 Mei 2019.

Meski demikian, penutupan BBM versi konsumen ini tidak berpengaruh terhadap BBMe alias BlackBerry Messenger khusus enterprise yang ditangani langsung oleh pihak BlackBerry.

Tak lama dari Emtek mengumumkan bakal menutup BBM, BlackBerry pun langsung menyediakan BBMe untuk pelanggan individual sebagai penggantinya. Artinya, BBMe kini bisa diunduh langsung dari toko aplikasi Android Google Play Store, tak harus lewat korporasi.

Baca juga: Menyerah, BBM Stop Operasi 31 Mei 2019

"Keputusan ini dibuat atas rasa hormat kami terhadap para pengguna BBM yang loyal dan bukan kewajiban kontrak. Pengguna loyal BBM harus terus mendapat platform pesan instan yang aman," sebut BlackBerry dalam sebuah keterangan tertulis, seperti dilansir CrackBerry.

Untuk memudahkan pengguna BBM beralih ke BBMe, BlackBerry turut menggratiskan BBMe untuk pemakaian selama satu tahun pertama. Setelah itu, ada biaya langganan sebesar US$2,49 per bulan.

Aplikasi BBMe untuk platform iOS disebutkan akan menyusul hadir di App Store untuk para pengguna platform Apple tersebut.

BBM dimiliki oleh Emtek, sebuah perusahaan asal Indonesia, semenjak diakuisisi pada 2016 silam dengan nilai mencapai US$207,5 juta. Kepemilikan Emtek termasuk brand, perjanjian lisensi software, dan hak kekayaan intelektual atas aplikasi BBM.

Dikelola oleh Emtek, BBM memiliki fitur-fitur modern layaknya aplikasi chatting lain, seperti mengirim pesan dengan stiker, melakukan panggilan video, menikmati konten melalui channel BBM, dan juga kemudahan untuk melakukan pembayaran.

Sayangnya BBM dinilai tidak mampu bersaing dengan WhatsApp, LINE, WeChat, dan beberapa layanan pesan instan lintas platform lain yang muncul belakangan.

"Meskipun kami menghormati keputusan Emtek, kami sangat menyayangkan karena platform tidak berjalan dan berkembang seperti yang kami harapkan," ujar Mark Wilson, Chief Marketing Officer BlackBerry.

BBM baru meluncur sebagai aplikasi chatting lintas platform pada akhir 2013. Sebelumnya, aplikasi ini hanya hadir secara eksklusif pada perangkat smartphone BlackBerry.

Komentar

x