Find and Follow Us

Selasa, 15 Oktober 2019 | 08:51 WIB

Apple Gunakan Robot untuk Bongkar iPhone Bekas

Senin, 22 April 2019 | 01:00 WIB
Apple Gunakan Robot untuk Bongkar iPhone Bekas
(ist)
facebook twitter

INILAHCOM, San Francisco - Apple merencanakan untuk membuka kegiatan mereka di laboratorium terbaru di Austin, Texas, AS. Salah satunya adalah robot yang akan membongkar perangkat yang sudah tidak terpakai agar dapat didaur ulang.

Reuters melansir, Apple akan membuka lab 'Material Recovery' untuk melihat teknik baru dari robot Daisy dan machine learning dalam membelah perangkat dan mengambil material berharga seperti tembaga, aluminium dan kobalt.

Disebutkan, robot Daisy dapat membedah sekitar 1,2 juta unit iPhone per tahun.

Laboratorium ini merupakan inisiatif Apple untuk mengembangkan produk merek dari material daur ulang atau energi terbarukan. Beberapa produk Apple, seperti MacBook Air, dibuat dari aluminium yang diambil dari iPhone yang dijual kembali ke Apple.

"Kami yakin pembelajaran di lab tersebut akan tersedia untuk seluruh Apple, seluruh sektor kami. Dan juga kami berharap dapat mempengaruhi peranncang dan teknisi," kata Lisa Jackson, Wakil Direktur Apple untuk Lingkungan, Kebijakan dan Inisiatif Sosial.

Selama ini Apple dikritik karena produk mereka yang tipis dan ringan justru membuatnya sulit untuk dibongkar dan didaur ulang.

CEO iFixit Kyle Wiens, yang memberikan instruksi perbaikan gratis untuk perangkat elektronik, menyatakan bahwa Apple layak mendapat pujian karena iPhone masih bisa didaur ulang.

Sayangnya, menurut dia, produk terkenal Apple lainnya seperti earphone AirPods tidak bisa didaur ulang karena tertempel lem.

Namun, Jackson membantah anggapan tersebut, menurut dia produk-produk Apple yang berukuran kecil menggunakan material lebih sedikit dan dirancang tahan lama.

"Ketahanan adalah hal penting. Kami tahu produk kami digunakan dalam jangka waktu yang lama," kata dia.

Salah satu pekerjaan robot Daisy adalah menemukan material dalam perangkat bekas agar dapat digunakan di produk baru.

Salah satu contoh, robot Daisy akan mengambil baterai iPhone dan mengirimnya ke pendaur ulang sehingga kobalt dari baterai dapat digunakan di baterai baru Apple.

Wiens mengapresiasi langkah tersebut, karena menurut dia, penambangan kobalt mengerikan, sehingga mengurangi konsumsi kobalt merupakan langkah yang baik.

Komentar

x