Find and Follow Us

Rabu, 22 Mei 2019 | 22:21 WIB

Pemerintah India Resmi Blokir TikTok

Minggu, 21 April 2019 | 12:12 WIB
Pemerintah India Resmi Blokir TikTok
(ist)

INILAHCOM, New Delhi - Aplikasi media sosial TikTok yang sempat menuai kontroversi di Indonesia kini resmi diblokir oleh Pemerintah India.

Serupa dengan di Indonesia dulu, alasannya TikTok dianggap memuat pornografi dan melanggar aturan konten negatif berdasarkan regulasi setempat.

Melalui Kementerian Teknologi Informasi, Pemerintah India telah meminta Apple dan Google untuk mencabut TikTok dari toko aplikasi masing-masing.

Permintaan tersebut dilayangkan setelah Pengadilan Tinggi wilayah Madras melakukan investigasi dan menemukan banyaknya konten terlarang di TikTok.

Di India, TikTok populer di kalangan anak muda. Bahkan tak sedikit pula pengguna anak-anak yang aktif berbagi video melalui platform ini. Bahkan di sana, angka pengguna aktif TikTok dalam satu bulan bisa mencapai 120 juta pengguna.

Pemblokiran bermula dari keputusan Pengadilan Tinggi Chennai yang memerintahkan agar aplikasi tersebut diblokir pada 3 April lalu.

TikTok mengajukan banding agar tidak diblokir. Namun, permintaan tersebut ditolak dan kasus ini kabarnya akan disidangkan kembali pada 22 April mendatang.

"Kami memiliki keyakinan pada sistem peradilan di India dan optimistis akan ada hasil baik yang bisa diterima oleh 120 juta pengguna bulanan di India," ungkap pihak TikTok, seperti dilansir TechCrunch.

Komentar

x