Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:40 WIB

Rilis Video, Ghosn Sebut Dirinya Korban Konspirasi

Rabu, 10 April 2019 | 15:30 WIB
Rilis Video, Ghosn Sebut Dirinya Korban Konspirasi
(cnn)

INILAHCOM, Tokyo - Tim pengacara Carlos Ghosn merilis video yang berisi pernyataan mantan bos Nissan itu terkait pemecatan dirinya.

Dalam video, Ghosn menyebut bahwa pemecatan dirinya dari Nissan sebagai konspirasi egois para eksekutif perusahaan mobil Jepang itu yang takut untuk terus maju dalam aliansi dengan Renault dan Mitsubishi.

Video yang sangat dinantikan khalayak tersebut dirilis tim hukum Ghosn pada Selasa (9/4/2019), menyusul batalnya jumpa pers yang dijadwalkan Ghosn pada 11 April 2019 karena ia kembali ditangkap otoritas Jepang beberapa waktu lalu.

Di video yang dipublikasikan banyak media itu, Ghosn mengatakan bahwa dia mencintai Nissan dan Jepang. Dia juga berterima kasih kepada semua karyawan Nissan yang telah mendukungnya selama 20 tahun kepemimpinannya.

Namun, terkait dengan kasus hukum yang menimpanya belakangan ini, Ghosn yang bergabung ke Nissan pada 1999 menyebut bahwa hal itu sebagai sebuah konspirasi untuk menjatuhkan dirinya.

"Ini tentang plot. Ini tentang konspirasi. Ini tentang pengkhianatan," kata Ghosn dalam video yang menurut pengacaranya direkam pada 3 April 2019, atau sehari sebelum penangkapan keempatnya.

"Saya sangat menghormati karyawan Nissan," katanya seperti dilansir Japan Times.

"Saya berbicara di sini tentang beberapa eksekutif yang jelas-jelas untuk kepentingan mereka sendiri dan untuk kepentingan egois mereka sendiri menciptakan banyak penghancuran nilai ... kita berbicara tentang orang-orang yang benar-benar memainkan permainan yang sangat kotor."

Video itu ditayangkan di hadapan wartawan sehari setelah Nissan secara resmi mengusir Ghosn, yang menghadapi tuduhan pelanggaran keuangan dan pelanggaran kepercayaan, dari dewan direksi pada rapat pemegang saham luar biasa.

Ghosn muncul dalam video dengan mengenakan jaket hitam dan kemeja putih tanpa dasi, mempertahankan sikap tenang. Dia mengulangi klaim tidak bersalah tanpa memberikan rincian.

"Saya juga tidak bersalah atas semua tuduhan yang muncul seputar tuduhan-tuduhan ini yang semuanya bias, dikeluarkan dari konteks, dipelintir dengan cara melukis tokoh keserakahan dan tokoh kediktatoran," kata Ghosn.

Saat datang ke Nissan pada 1999, Ghosn dianggap sebagai penyelamat ketika perusahaan mobil Jepang itu sedang berjuang mempertahankan kelangsungan bisnisnya.

Beberapa waktu lalu, beberapa sumber juga menyebutkan bahwa tuntutan hukum yang menimpa Ghosn bergulir karena ada peran eksekutif Nissan yang tidak menginginkan rencana penggabungan Nissan dengan Renault dalam sebuah aliansi.

Komentar

x