Find and Follow Us

Rabu, 21 Agustus 2019 | 21:31 WIB

Dua Mahasiswa China di AS Sukses Menipu Apple

Rabu, 10 April 2019 | 14:30 WIB
Dua Mahasiswa China di AS Sukses Menipu Apple
(hindustantimes)

INILAHCOM, Oregon - Dua mahasiswa asal China yang kuliah di Oregon, AS, terancam hukuman penjara karena diduga menipu Apple dengan menukarkan iPhone palsu dengan iPhone asli.

Pihak berwajib menyebutkan bahwa dua mahasiswa ini menggunakan skema penipuan yang memungkinkan mereka untuk menukar iPhone palsu dengan mengklaim ponsel itu rusak dan membawanya ke toko Apple untuk ditukar dengan ponsel baru.

Pada awal 2017, dua pria ini diduga telah menyelundupkan ribuan iPhone palsu ke AS dari China. Mereka lalu membawa iPhone palsu itu ke Apple untuk diperbaiki atau diganti, dengan mengklaim bahwa ponsel itu tidak bisa menyala.

Yangyang Zhou, yang telah menyelesaikan studinya di Oregon State University, diduga menjadi penyelundup iPhone palsu ke AS dan menyelundupkan iPhone asli ke China

Sementara rekannya Quan Jiang, yang merupakan mahasiswa teknik di Linn Benton Community College, merupakan teman sekamar Zhou. Dialah yang membawa iPhone palsu ke toko Apple atau menelepon customer service.

Setelah Apple menukar iPhone palsu dengan yang asli, mereka kemudian mengirimkannya kepada ibunya Jiang di China untuk dijual. Sang ibu lalu akan mengirimkan uang itu ke akun yang digunakan oleh Jiang di AS.

Menurut dokumen resmi, baik Jiang dan Zhou mengklaim bahwa mereka tidak tahu bahwa iPhone yang mereka tukar adalah palsu. Namun, keduanya tetap ditangkap.

Zhou, yang dituduh pada 2018, kini dimonitor dengan GPS. Dia dituduh melakukan ekspor secara ilegal, sementara Jiang dituduh atas penjualan produk palsu dan penipuan.

Seorang agen Homeland Security menjelaskan, skema penipuan ini bisa berjalan lancar karena staf toko Apple tidak bisa memverifikasi keaslian iPhone yang hendak ditukar karena ponsel itu tidak bisa dinyalakan. Namun, Apple tetap harus mengganti iPhone itu dengan garansi. Dan ini bisa dilakukan karena Apple tidak meminta bukti pembelian.

Jiang diduga telah mengklaim garansi sebanyak 3.069 kali dan Apple mengganti iPhone yang dia klaim sebanyak 1.439 kali. Ketika itu, iPhone dihargai US$600 per unit. Diperkirakan, kerugian yang Apple alami mencapai hampir US$900 ribu.

Komentar

x