Find and Follow Us

Selasa, 21 Mei 2019 | 18:24 WIB

Laba Operasional Samsung Turun 60 Persen

Senin, 8 April 2019 | 18:18 WIB
Laba Operasional Samsung Turun 60 Persen
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Seoul - Samsung Electronics memperkirakan bahwa pada Q1 2019 mereka akan mendapatkan keuntungan operasional sebesar 6,2 triliun won atau sekitar Rp76,9 triliun dan pendapatan sebesar 52 triliun won atau sekitar Rp645 triliun.

Ini berarti terjadi penurunan laba sebesar 60 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Sementara jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya, terjadi penurunan sebesar 42,6 persen.

Angka pendapatan dan laba itu adalah angka terendah yang pernah Samsung dapatkan dalam 10 kuartal terakhir.

Dari segi pendapatan, pada Q1 2019, pendapatan Samsung turun 14,1 persen dari tahun lalu dan 12,3 persen lebih rendah dari pendapatan mereka pada kuartal sebelumnya.

Mengutip ZDNet, alasan utama penurunan ini adalah turunnya pasar memori. Selain itu, penurunan penjualan layar smartphone juga menjadi alasan lain mengapa keuangan Samsung memburuk.

Tanda penurunan pasar chip telah terlihat dari keuntungan Samsung pada Q4 2018 lalu. Sebelum ini, Samsung memperkirakan bahwa mereka akan mendapatkan laba sebesar 9 triliun atau sekitar Rp111,7 triliun.

Namun, pada akhir Maret, Samsung kembali mengeluarkan peringatan dan menyatakan bahwa laba yang mereka dapatkan akan lebih rendah dari perkiraan.

Selama dua tahun belakangan, permintaan akan chip memori meningkat, membantu Samsung untuk mendapatkan keuntungan terbesar mereka, yaitu pada Q3 2018 lalu.

Namun, para analis memperkirakan, Samsung akan terkena dampak dari turunnya permintaan chip memori di tahun ini. Beruntung, pada akhir tahun, diperkirakan permintaan akan chip memori akan kembali naik.

Turunnya permintaan akan memori chip akan memberikan beban yang lebih besar pada divisi smartphone Samsung, yang telah meluncurkan seri flagship Galaxy S10 pada awal tahun ini.

Samsung harus bisa menjual smartphone itu dengan jumlah yang cukup banyak untuk melindungi total laba yang mereka dapatkan.

Komentar

Embed Widget
x