Find and Follow Us

Sabtu, 25 Mei 2019 | 10:29 WIB

Telkomsel Rampungkan Refarming 800MHz dan 900MHz

Senin, 8 April 2019 | 14:14 WIB
Telkomsel Rampungkan Refarming 800MHz dan 900MHz
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Telkomsel telah merampungkan penataan ulang pita frekuensi (refarming) 800MHz dan 900MHz. Proses ini dilakukan Telkomsel dalam 36 hari, mulai 25 Februari hingga selesai pada 1 April 2019.

Terdapat 42 cluster nasional yang mencakup 34 provinsi. Proses tersebut dimulai dari Papua dan Maluku, dan berakhir di Jawa Timur.

Refarming ini dilakukan di bawah pantauan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), baik dalam proses perencanaan, eksekusi hingga pemantauan performansi jaringan. Proses refarming diklaim berjalan lancar tanpa mengalami gangguan yang berarti.

"Dengan dilakukannya refarming, pita frekuensi Telkomsel di 800MHz 900MHz menjadi kontinyu 15MHz," ujar Bob Apriawan, Direktur Network Telkomsel, dalam keterangan tertulisnya.

Dengan demikian, Telkomsel dapat memanfaatkan teknologi LTE 10-15MHz dan pelanggan dapat menikmati kecepatan internet yang lebih maksimal.

Selain itu, refarming juga disebut memberikan efisiensi spektrum yang memungkinkan akselerasi perluasan cakupan layanan LTE hingga 95 persen populasi. Manfaat tersebut juga nantinya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) Kominfo Ismail menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas upaya Telkomsel menyelesaikan rangkaian proses refarming ini tanpa ada keluhan pelanggan yang berarti.

"Dengan selesainya seluruh proses refarming ini, maka pita frekuensi radio 800MHz dan 900MHz sekarang telah berdampingan (contiguous) sehingga masyarakat pengguna layanan seluler dapat menikmati kualitas yang lebih baik," kata Ismail.

Penataan ulang pita frekuensi ini dinilai turut menjadi langkah Telkomsel dalam mematuhi regulasi Pemerintah yang tertuang dalam Keputusan Menteri Kominfo Nomor 29 Tahun 2019 yang mewajibkan penyelenggara Jaringan Bergerak Seluler untuk melakukan penataan ulang pita frekuensi radio 800MHz dan 900MHz yang saat ini terpisah (non-contiguous) menjadi berdampingan (contiguous).

Dengan demikian, setiap penyelenggara jaringan bergerak selular memiliki keleluasaan dalam pemanfaatan pita frekuensi sesuai dengan teknologi, dan pengkanalan yang paling sesuai dengan kondisi trafik layanan selulernya pada suatu area tertentu.

Pada akhirnya masyarakat dapat menikmati kualitas layanan yang lebih baik.

Saat melaksanakan proses penataan ulang, Telkomsel mengaku menyadari proses ini dapat menyebabkan masalah pada jaringan. Karenanya, operator selular terbesar di Indonesia ini melaksanakan proses refarming frekuensi pada pukul 23.00 sampai 02.00 keesokan harinya.

Telkomsel beralasan bahwa pada periode waktu tersebut, trafik jaringan relatif lebih rendah. Telkomsel juga meyakinkan bahwa layanannya tetap akan bisa digunakan karena mereka juga memiliki spektrum lain, yaitu 1.800MHz, 2.100MHz, dan 2.300MHz.

Komentar

x