Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 15:07 WIB

Gulirkan Fitur Baru

Tak Bisa Undang Orang ke Grup WhatsApp Tanpa Izin

Jumat, 5 April 2019 | 02:02 WIB
Tak Bisa Undang Orang ke Grup WhatsApp Tanpa Izin
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Aplikasi pesan populer WhatsApp menghadirkan fitur baru yang mungkin bisa membuat Anda tersenyum, yakni tidak semua orang bisa memasukkan Anda ke grup tanpa persetujuan.

Fitur baru yang mulai tersedia pada Kamis (4/4/2019) di beberapa wilayah tersebut dibuat berdasarkan permintaan pengguna yang meminta kendali lebih besar atas pengalaman mereka terkait grup.

"Kami memperkenalkan pengaturan privasi baru dan mengundang sistem untuk membantu Anda memutuskan siapa yang dapat menambahkan Anda ke grup," kata WhatsApp.

Untuk mengaktifkannya, buka Pengaturan (Setting) di aplikasi, lalu ketuk Akun> Privasi> Grup dan pilih salah satu dari tiga opsi: 'Nobody', 'My Contact', atau 'Everyone'.

'Nobody' berarti tidak seorang pun bisa memasukkan Anda ke grup tanpa melalui persetujuan Anda, sedangkan 'My Contact' maksudnya hanya orang-orang dalam daftar kontak yang bisa memasukkan Anda ke grup.

Sementara 'Everyone', ini seperti yang terjadi sekarang, semua orang yang tahu nomor ponsel Anda bisa memasukkan Anda ke grup.

Dalam kasus harus seizin pengguna, orang yang menambahkan Anda ke grup akan diminta untuk mengirim undangan pribadi melalui obrolan individual, memberi Anda pilihan untuk bergabung dengan grup.

Anda akan memiliki waktu tiga hari untuk menerima undangan sebelum batas waktu berakhir.

Dengan fitur baru ini, pengguna akan memiliki kendali lebih besar atas pesan grup yang mereka terima.

Pengaturan privasi baru ini akan mulai diluncurkan ke beberapa pengguna secara bertahap dan bakal tersedia di seluruh dunia dalam beberapa pekan mendatang untuk mereka yang menggunakan versi teranyar WhatsApp.

Fitur baru yang menghargai privasi itu sangat membantu pengguna terutama di negara-negara yang sedang atau akan menggelar pemilu, di mana partai-partai atau para caleg mengundang banyak orang ke grup mereka untuk memaksimalkan kampanye.

Komentar

Embed Widget
x