Find and Follow Us

Selasa, 23 Juli 2019 | 15:12 WIB

Spotify Ajukan Tuntutan Hukum kepada Apple

Jumat, 15 Maret 2019 | 09:30 WIB
Spotify Ajukan Tuntutan Hukum kepada Apple
(ist)

INILAHCOM, San Francisco - Penyedia layanan streaming musik, Spotify, mengajukan tuntutan hukum terhadap Apple yang dituding telah menyalahgunakan kekuasaan sebagai pemilik toko aplikasi App Store untuk mencurangi kompetitor. Spotify diketahui merupakan kompetitor dari Apple Music.

Spotify keberatan dengan tindakan Apple mengutip potongan 30 persen dari pemasukan in-app purchase yang dilakukan lewat sistem payment Apple, termasuk pembayaran untuk upgrade langganan Spotify dari 'Free' ke 'Premium'.

"Kalau mengikuti aturan 30 persen ini, maka kami akan terpaksa menaikkan harga langganan Spotify Premium sehingga jadi lebih mahal dari Apple Music," keluh pendiri sekaligus CEO Spotify, Daniel Ek, dalam sebuah artikel yang dipublikasikan Spotify di situsnya, seperti dikutip Wired.

Potongan 30 persen ini pun terkesan dipaksakan. Menurut Ek, apabila pembuat aplikasi memilih untuk memakai sistem pembayaran sendiri, maka Apple akan sengaja mempersulit dengan menghadirkan berbagai kendala teknis.

Misalnya, dengan tidak membolehkan developer mengirim e-mail ke pelanggan yang menggunakan produk Apple. Spotify sendiri, lanjut Ek, pernah dijegal dengan tidak disertakan di layanan-layanan Apple seperti Siri, HomePod, dan Watch.

"Itulah kenapa, setelah ditimbang secara matang, Spotify memutuskan untuk mengadukan Apple ke Komisi Eropa, regulator yang bertanggung jawab menjaga kompetisi agar tetap fair dan tidak diskriminatif," imbuh Ek.

Komisi Eropa menyatakan telah menerima dokumen tuntutan Spotify dan tengah mempelajarinya. Sementara pihak Apple masih belum berkomentar.

Keinginan Spotify sebenarnya sederhana saja, yakni menuntut agar Apple bersaing secara adil dengan kompetitor. Semua aturan harus berlaku sama ke semua aplikasi, termasuk Apple Music yang selama ini terkesan menjadi anak emas Apple .

"Kami cuma ingin diperlakukan sama dengan banyak aplikasi lain di App Store, macam Uber atau Deliveroo yang tidak dikenakan potongan oleh Apple dan karena itu tak mengalami kendala yang sama (dengan Spotify)," pungkas Ek.


Komentar

Embed Widget
x