Find and Follow Us

Senin, 16 September 2019 | 01:59 WIB

Porsche Akan Tingkatkan Kapasitas Produksi Taycan

Senin, 11 Maret 2019 | 15:15 WIB
Porsche Akan Tingkatkan Kapasitas Produksi Taycan
(engadget.com)
facebook twitter

INILAHCOM, Stuttgart - Tingginya permintaan untuk Taycan membuat Porsche berencana meningkatkan kapasitas produksi mobil sport listrik itu meskipun produksi massalnya belum juga dimulai.

"Mengingat tingginya tingkat permintaan, kami akan meningkatkan kapasitas produksi kami. Tetapi saat ini kami sedang menunggu dimulainya produksi sebelum kami berbicara tentang waktu pengiriman tertentu," kata Oliver Blume, CEO Porsche, dalam wawancara dengan media Jerman, Minggu (10/3/2019).

Selain berbicara mengenai tingginya pemesanan di Norwegia yang mencapai 3.000 unit, Blume juga mengungkapkan angka permintaan global untuk Taycan.

Dia menyebut pemesanan dan booking yang masuk untuk sedan sport elektrik ini di seluruh dunia sudah mencapai angka 20.000 unit.

Dengan angka pemesanan itu, berarti pesanan Taycan jauh lebih tinggi dari yang diperkirakan. Porsche sebelumnya merencanakan penjualannya untuk Taycan sekitar 20.000 per tahun.

"Ini adalah angka yang jauh lebih tinggi daripada yang kami perkirakan," kata Blume seraya menambahkan bahwa elektromobilitas berarti tingkat efisiensi yang tinggi dan kinerja yang luar biasa, menjadikannya sangat cocok untuk Porsche.

"Saya juga akan mengacu pada pengalaman positif kami dengan plug-in hybrid: Porsche adalah produsen pertama yang menawarkan ini dalam tiga segmen premium secara bersamaan. Kita bisa melihat bahwa dengan Panamera, lebih dari 60 persen pelanggan di Eropa sudah memilih plug-in hybrid," jelasnya.

Ditanya mengenai apakah keputusan Porsche untuk menjual lebih banyak mobil listrik dipengaruhi oleh meningkatnya pembatasan CO2 dan perjanjian iklim Paris, Blume mengaku langkah Porsche itu merupakan bagian dari tanggung jawab sebagai produsen otomotif untuk mengurangi emisi CO2.

Porsche, menurut dia, akan tetap akan menjadi merek mobil sport dengan mesin bensin dan sistem penggerak listrik.

"Dan kami berkomitmen tanpa syarat untuk tujuan perlindungan iklim Paris," ucapnya.

"Pada akhirnya, sebagai produsen mobil, sangat jelas bahwa Porsche memiliki tanggung jawab untuk mengurangi emisi CO2 dari transportasi. Meskipun kami hanya memiliki pangsa pasar yang sangat kecil sebagai produsen premium," pungkas Blume.

Komentar

Embed Widget
x