Find and Follow Us

Selasa, 25 Juni 2019 | 23:16 WIB

Gaet Kominfo, XL Resmikan Pojok Pintar Sisternet

Oleh : Ibnu Naufal | Selasa, 5 Maret 2019 | 12:12 WIB
Gaet Kominfo, XL Resmikan Pojok Pintar Sisternet
(Foto: XL Axiata)

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bekerjasama dengan XL Axiata meluncurkan wahana belajar bagi kaum perempuan yaitu 'Pojok Pintar' melalui program 'Sisternet'.

Wahana yang dirancang sebagai rumah singgah ini bertempat di Pressroom Kominfo, di Jalan Medan Merdeka Barat No.9, Jakarta Pusat.

Dengan didominasi warna merah muda, 'Pojok Pintar' ini dibuat sebagai sarana untuk belajar dan memperluas wawasan terkait isu pemberdayaan perempuan, dengan memanfaatkan teknologi digital.

Sekretaris Jenderal Kominfo Rosarita Niken Widiastuti menjelaskan latar belakang dari diluncurkannya 'Pojok Pintar' dengan program 'Sisternet' ini adalah karena pengguna internet pada saat ini masih didominasi oleh kaum laki-laki.

Ditambahkannya, berdasarkan riset yang dilakukan oleh Google, 53 persen kaum perempuan yang menggunakan internet tidak menemukan informasi yang paling dibutuhkan, sehingga sulit untuk meningkatkan produktivitas diri, dan juga melek akan hal digitalisasi.

"Yang diinginkan adalah hal-hal yang hampir semua disukai oleh perempuan. Misalnya tentang kecantikan, kesehatan, fesyen, itu di konten internet kan masih belum banyak. Juga peluang usaha karena kaum perempuan sekarang ini cukup banyak yang ingin berusaha mengembangkan diri. Dengan adanya sisternet kerja sama dengan Kominfo ini kita harapkan konten yang sangat dibutuhkan oleh kaum perempuan itu bisa tersedia," ungkap Rosarita.

"Apalagi dengan adanya pojok pintar ini jadi ada informasi yang bisa dibagikan kepada kaum perempuan atau misalnya banyak tokoh perempuan yang mempunyai keahlian tertentu ini bisa dibagikan melalui 'Pojok Pintar'," imbuhnya.

Menurut Rosarita, selain untuk pemberdayaan perempuan, 'Pojok Pintar Sisternet' ini juga bisa menjadi sarana bagi kaum perempuan untuk menangkal berita bohong atau hoaks yang menjelang pileg dan pilpres ini semakin gencar.

Jadi selain pengetahuan dan wawasan untuk mengembangkan potensi diri melalui digitalisasi, kaum perempuan juga bisa membentengi diri dengan selalu mengecek ulang informasi yang ada dalam internet tersebut.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkeliling ke berbagai daerah di Indonesia untuk mensosialisasikan pentingnya berseluncur di dunia maya secara sehat dan juga untuk meningkatkan penggunaan internet di kalangan kaum perempuan.

Ke depannya, 'Pojok Pintar Sisternet' ini akan hadir di berbagai Kementerian. Meski tidak secara spesifik menargetkan kapan, namun dia menekankan bahwa walaupun bertempat di Kementerian, 'Pojok Pintar Sisternet' ini terbuka bagi masyarakat umum.

"Berbagai upaya kita lakukan, sosialisasi, mengenai penggunaan internet sehat, bersama ibu-ibu PKK kemudian juga bersama ibu-ibu di pengajian dan juga untuk anak perempuan itu sudah kita lakukan di berbagai kota, baik di provinsi ataupun di kota-kota kabupaten. Ini adalah upaya dari Kominfo untuk memberikan kesadaran bagi perempuan, menggunakan internet secara bertanggung jawab secara arif dan selalu waspada terhadap informasi yang negatif." kata Rosarita.

"Jadi kita mesti menghentikan hoaks dari diri kita sendiri, apalagi di masa-masa sekarang ini, masa pesta demokrasi, pesta harusnya gembira, harus bahagia, harus saling memperhatikan sehingga kita hindari semua konten negatif yang bisa memecah belah bangsa. Kita tingkatkan persatuan dan kesatuan bangsa," jelasnya.

Kelas Gratis untuk Perempuan

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jaringan XL Axiata Yessie D Yosetya mengatakan program 'Sisternet' sudah diinisiasi oleh XL Axiata sejak empat tahun lalu ini. Selain memberikan pendidikan secara online, pihaknya juga akan membuka kelas gratis bagi kaum perempuan.

Setiap bulannya akan ada kelas 'Sister Berbicara' dengan beragam materi yang akan diajarkan sesuai dengan kebutuhan kaum perempuan, seperti digital parenting, kewirausahaan, literasi digital, dan fotografi jurnalistik.

Setiap kelas pun akan dipaparkan oleh orang yang ahli dalam bidangnya, termasuk bagaimana cara memanfaatkan sarana digital untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan materi yang telah dipelajari.

"Syukur sampai saat ini member 'Sisternet' sudah mencapai angka 14 ribu dan kami juga berharap bahwa platform ini bisa berkembang lagi jauh lebih pesat. Kami juga sudah melihat kerjasama dengan Kementerian yang lain karena memang secara konten atau isi banyak sekali yang bisa kita berikan melalui platform sisternet ini," ujar Yessie.

"Ini baru permulaan, jadi ke depannya kami akan terus berkomitmen untuk invest di sisternet ini dengan tujuan meningkatkan pemberdayaan perempuan untuk mengenal lebih jauh dan melek secara digital," pungkasnya.

Komentar

x